Wujudkan Generasi Emas 2045, Gubernur Mahyeldi Minta Perda Ketahanan Keluarga Segera Diimplementasikan

Penulis -

Senin, 29 Juni 2026 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat Peringatan Harganas ke-33 Tahun 2026 di Lapangan Kantor Gubernur Sumbar, Senin (29/6/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat Peringatan Harganas ke-33 Tahun 2026 di Lapangan Kantor Gubernur Sumbar, Senin (29/6/2026). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meminta seluruh pemangku kepentingan segera mempercepat implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Keluarga.

Langkah tersebut penting untuk memperkuat kualitas keluarga sekaligus menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 di tengah meningkatnya berbagai persoalan sosial.

Arahan itu disampaikan Mahyeldi saat memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Lapangan Kantor Gubernur Sumatera Barat, Senin (29/6/2026).

Menurut Mahyeldi, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah memiliki Perda Ketahanan Keluarga sebagai bentuk komitmen membangun keluarga yang berkualitas. Namun, regulasi tersebut harus segera dilengkapi dengan aturan pelaksana agar dapat diterapkan secara efektif.

“Kita sudah memiliki Perda Ketahanan Keluarga. Sekarang yang diperlukan adalah implementasi yang maksimal. Jangan sampai regulasi hanya menjadi dokumen, sementara persoalan keluarga masih terus meningkat,” tegas Mahyeldi.

Ia menilai keberadaan regulasi saja belum cukup jika belum diikuti langkah nyata yang memberi dampak langsung kepada masyarakat.

Tingginya Angka Perceraian Jadi Perhatian

Mahyeldi menyoroti tingginya angka perceraian di Sumatera Barat sebagai salah satu indikator yang menunjukkan perlunya penguatan ketahanan keluarga.

Karena itu, ia meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), bersama BKKBN dan instansi terkait, segera menyelesaikan seluruh regulasi turunan sebagai landasan pelaksanaan berbagai program di lapangan.

Menurutnya, membangun keluarga yang tangguh bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Nilai tersebut juga merupakan amanah agama yang harus diwujudkan bersama oleh seluruh elemen masyarakat.

Pendidikan Keluarga Perlu Dimulai Sejak Dini

Mahyeldi menekankan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam melindungi generasi muda dari berbagai ancaman, mulai dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga perilaku menyimpang lainnya.

Ia juga mendorong agar pendidikan keluarga diberikan sejak usia dini. Pembekalan mengenai kehidupan berumah tangga, menurutnya, tidak cukup dilakukan menjelang pernikahan, tetapi perlu dikenalkan kepada pelajar dan mahasiswa sebagai bekal membangun keluarga yang harmonis.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Padang Besi: Truk Bermuatan Sawit Diduga Rem Blong, 4 Orang Tewas

Untuk mendukung upaya tersebut, Mahyeldi mengajak pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat memperkuat pendidikan karakter, ketahanan mental, serta nilai-nilai keagamaan dalam lingkungan keluarga.

“Kalau kita ingin mewujudkan Generasi Emas 2045, maka keluarga harus menjadi prioritas. Mari kita jaga keluarga kita masing-masing, memperkuat pendidikan karakter, keimanan, dan keteladanan agar lahir generasi Sumatera Barat yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

ASN Teladan Ketahanan Keluarga Diberi Penghargaan

Usai memimpin upacara Harganas, Mahyeldi menyerahkan penghargaan kepada para pemenang ASN Model Ketahanan Keluarga di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada aparatur sipil negara yang dinilai mampu menjadi teladan dalam membangun keluarga harmonis, berkualitas, dan tangguh. Pemerintah berharap penghargaan itu dapat menginspirasi ASN lainnya.

Mahyeldi menegaskan keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kemajuan ekonomi maupun pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, kualitas keluarga tetap menjadi faktor utama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Ia pun mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Keluarga Nasional sebagai momentum memperkuat ketahanan keluarga agar lahir generasi yang sehat, berkarakter, berakhlak mulia, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (*/red)

Berita Terkait

Selama Porprov Sumbar 2026, PKL Dilarang Berjualan di Dalam Portal GOR H. Agus Salim
Truk CPO Terguling di Singuntur Mudo, Arus Padang–Painan Buka-Tutup
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Buntut Temuan Klaster Mewah
7 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Panyalaian, Diduga Dipicu Rem Pikap Bermasalah
Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya, 20 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Rusak
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Manggarai Barat
Musik Karaoke Terlalu Keras, Satpol PP Padang Tegur Pemilik Warung
Cegah Balap Liar, Polresta Padang Amankan 15 Motor Berknalpot Brong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Alesha, Pesenam 6 Tahun Asal Payakumbuh Bersama Tsafani dan Adiba Raih Perunggu Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru