Pariaman, Javanusa—Tradisi Makan Bajamba menjadi salah satu daya tarik peringatan Hari Jadi ke-24 Kota Pariaman 2026.
Pemerintah Kota Pariaman menggelar makan bersama masyarakat dengan menyediakan 2.600 jamba sebagai simbol kebersamaan sekaligus upaya melestarikan budaya Minangkabau.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Balaikota Pariaman, Kamis (2/7/2026), setelah Rapat Paripurna DPRD Kota Pariaman dalam rangka Hari Jadi Kota Pariaman ke-24 selesai dilaksanakan.
Seluruh hidangan berasal dari perangkat daerah di lingkungan Pemko Pariaman, desa dan kelurahan, BUMN, BUMD, serta Bundo Kanduang Kota Pariaman.
Partisipasi berbagai unsur tersebut menjadikan Makan Bajamba sebagai kegiatan yang melibatkan banyak elemen masyarakat dalam perayaan hari jadi kota.
Wali Kota: Ingin Makan Bersama Masyarakat
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, mengatakan Makan Bajamba menjadi bagian penting dalam memeriahkan Hari Jadi Kota Pariaman ke-24.
“Kegiatan ini mudah-mudahan kedepan akan kita pertahankan, mungkin selama ini setiap kegiatan makannya di Pandopo Walikota, tetapi hari ini kami ingin merasakan makan bajamba bersama masyarakat Kota Pariaman,” ujarnya.
Menurut Yota Balad, konsep tersebut sengaja dipilih agar pemerintah dapat lebih dekat dengan masyarakat melalui tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Sarat Nilai Gotong Royong dan Silaturahmi
Lebih lanjut, Yota Balad menjelaskan Makan Bajamba bukan sekadar kegiatan makan bersama. Tradisi itu mengandung nilai gotong royong, kebersamaan, dan mempererat hubungan antarmasyarakat.
Dalam budaya Minangkabau, Makan Bajamba dilakukan dengan duduk bersama dalam kelompok kecil di lokasi yang telah ditentukan.
Tradisi ini mengajarkan kebersamaan tanpa membedakan status sosial sekaligus memperkuat tali silaturahmi.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota Pariaman. Sehingga budaya lokal tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terlaksana setiap tahunnya, agar budaya kita selalu terjaga dan bisa dilanjutkan oleh anak cucu kita nanti,” tutupnya. (*/red)






