Padang, Javanusa—Tiga mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Andalas (Unand) menciptakan nano kalsium dari limbah tulang ayam sebagai antidotum (penawar racun) logam berat timbal.
Temuan ini berpotensi menjadi solusi untuk mengatasi masalah keracunan timbal yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Winda Azdkia Fitri (Farmasi 2020), Aulia Rahmi (Farmasi 2021), dan Iva Rama Fitria (Farmasi 2022). Mereka dibimbing oleh Prof. Dr. apt. Yufri Aldi, M.Si.
Ketua Tim Winda Azdkia mengemukakan nano kalsium ini telah diujikan pada 5 kelompok mencit Balb/c selama 14 hari, dan pada hari ke-15 dilihat kadar hemoglobin dan hematokrit mencit Balb/c.
Baca Juga : Unand Tetapkan Tiga Calon Rektor, Fatma Sri Wahyuni, Efa Yonnedi, dan Ikhwana Elfitri
“Didapatkan hasil kadar yang baik pada kelompok perlakuan 1 dengan pemberian dosis nano kalsium sebesar 50mg/kgBB,” kata, Jumat (20/10/2023).
Riset ini dilakukan mengingat tingginya kasus keracunan timbal di Indonesia dan melihat potensi nano kalsium dari limbah tulang ayam yang digunakan sebagai antidotum.
Sumber Berita : unand.ac.id
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






