4 Laga Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia FIFA yang Paling Bersejarah, Penuh Drama hingga Rekor Gol  

Penulis -

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Kroasia saat merebut peringkat ketiga Piala Dunia 1998. (Foto: FIFA.com)

Timnas Kroasia saat merebut peringkat ketiga Piala Dunia 1998. (Foto: FIFA.com)

Javanusa.com—Perebutan tempat ketiga di Piala Dunia FIFA sering dipandang sebagai pertandingan pelengkap setelah partai final ditetapkan.

Namun, sejumlah laga justru menciptakan momen ikonik, memecahkan rekor, dan menjadi penentu lahirnya peraih Sepatu Emas hingga pemain terbaik turnamen.

Meski tidak menentukan gelar juara, pertandingan perebutan tempat ketiga kerap menghadirkan tensi tinggi.

Setiap tim tetap berupaya menutup turnamen dengan kemenangan sekaligus membawa pulang medali perunggu.

Di sisi lain, laga ini juga menjadi kesempatan terakhir bagi pemain untuk memperbaiki statistik individu. Tidak sedikit penghargaan bergengsi, seperti Adidas Golden Boot, dipastikan melalui pertandingan tersebut.

Berikut empat laga perebutan tempat ketiga paling berkesan dalam sejarah Piala Dunia FIFA.

1. Kroasia 2-1 Belanda (Piala Dunia 1998)

Piala Dunia 1998 di Prancis menjadi panggung bersejarah bagi Kroasia. Pada penampilan pertamanya di ajang tersebut, tim asuhan Miroslav Blažević berhasil mencapai semifinal sebelum menghadapi Belanda dalam perebutan tempat ketiga di Parc des Princes.

Robert Prosinečki membawa Kroasia unggul pada menit ke-14 setelah melewati Arthur Numan dan menaklukkan Edwin van der Sar. Belanda kemudian menyamakan kedudukan melalui tendangan jarak jauh Boudewijn Zenden.

Menjelang turun minum, Davor Šuker kembali membawa Kroasia memimpin lewat penyelesaian yang tenang. Skor 2-1 bertahan hingga akhir pertandingan dan memastikan Kroasia meraih medali perunggu pada debut Piala Dunia mereka.

Gol tersebut juga mengantar Šuker mengoleksi enam gol dan merebut penghargaan Adidas Golden Boot Piala Dunia 1998.

2. Italia 2-1 Inggris (Piala Dunia 1990)

Empat tahun sebelumnya, Italia menutup Piala Dunia 1990 dengan kemenangan 2-1 atas Inggris dalam perebutan tempat ketiga. Pertandingan itu menjadi penegas penampilan impresif Salvatore Schillaci sepanjang turnamen.

Baca Juga :  Padang dan Hildesheim Perbarui Kerja Sama Sister City, Fokus Revitalisasi Batang Arau dan Pariwisata Berkelanjutan

Roberto Baggio membuka keunggulan Italia sebelum David Platt menyamakan skor menjadi 1-1. Memasuki menit-menit akhir, Paul Parker menjatuhkan Schillaci di dalam kotak penalti.

Penyerang yang dijuluki “Toto” itu sukses mengeksekusi penalti dan memastikan kemenangan Italia. Tambahan satu gol membuat Schillaci mengakhiri turnamen dengan enam gol, sekaligus meraih Adidas Golden Boot dan Golden Ball sebagai pemain terbaik Piala Dunia 1990.

3. Prancis 6-3 Jerman Barat (Piala Dunia 1958)

Perebutan tempat ketiga Piala Dunia 1958 antara Prancis dan Jerman Barat masih tercatat sebagai pertandingan dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah laga perebutan medali perunggu.

Prancis menang meyakinkan 6-3. Just Fontaine menjadi bintang utama setelah mencetak empat gol, masing-masing dua gol di babak pertama dan dua gol pada babak kedua.

Empat gol tersebut membuat Fontaine mengoleksi total 13 gol sepanjang turnamen. Hingga kini, catatan itu masih menjadi rekor jumlah gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia dan menempatkannya sebagai salah satu pencetak gol terbaik sepanjang sejarah kompetisi.

4. Uruguay 2-3 Jerman (Piala Dunia 2010)

Perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan menghadirkan duel sengit antara Jerman dan Uruguay. Pertandingan berlangsung terbuka dengan saling balas gol hingga menit-menit akhir.

Thomas Müller membawa Jerman unggul lebih dulu dan menyamai koleksi gol David Villa serta Wesley Sneijder dalam persaingan Adidas Golden Boot.

Uruguay kemudian membalas melalui Edinson Cavani, sebelum Diego Forlán membalikkan keadaan lewat tendangan voli spektakuler.

Jerman akhirnya bangkit. Marcell Jansen menyamakan skor, lalu Sami Khedira mencetak gol penentu kemenangan 3-2.

Hasil itu tidak hanya memastikan Jerman meraih medali perunggu, tetapi juga menjadi fondasi bagi generasi pemain yang kemudian menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil.

Baca Juga :  Siswi MAS Ar Risalah Juara 1 Lomba Perencanaan Keuangan OJK Sumbar
Laga Perebutan Tempat Ketiga Selalu Melahirkan Cerita Besar

Sejarah menunjukkan bahwa perebutan tempat ketiga Piala Dunia FIFA jauh dari sekadar pertandingan penutup. Banyak momen bersejarah lahir dari laga ini, mulai dari rekor gol Just Fontaine, keberhasilan Davor Šuker dan Salvatore Schillaci meraih Adidas Golden Boot, hingga drama kebangkitan Jerman atas Uruguay.

Karena itu, meski bukan partai final, perebutan tempat ketiga tetap menjadi panggung penting yang kerap menghadirkan kisah berkesan dalam sejarah Piala Dunia. (*)

Berita Terkait

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal
David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin
Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun
Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League
Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra
Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026
Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama
MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Gulat Sumbang Dua Emas, Pasbar Buka Perolehan Medali di Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB