Dharmasraya Resmi Jadi Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Terima Investasi Pendidikan Rp250 Miliar

Penulis -

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menandatangani NPHD bersama Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, di Jakarta, Kamis (30/7/2026). (Foto: Diskominfo Dharmasraya)

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menandatangani NPHD bersama Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, di Jakarta, Kamis (30/7/2026). (Foto: Diskominfo Dharmasraya)

Jakarta, Javanusa—Kabupaten Dharmasraya resmi mengamankan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) setelah menuntaskan seluruh persyaratan administrasi yang ditetapkan pemerintah pusat.

Kepastian tersebut membuka jalan bagi masuknya investasi pendidikan senilai Rp250 miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kepastian itu ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) oleh Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdamen), Suharti, di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Prosesi penandatanganan turut disaksikan Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah, Gogot Suharnyoto, serta Deputi Bidang Pendidikan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Ojat Darojat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Annisa didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, Bobby Perdana Riza.

Dengan rampungnya tahapan tersebut, Dharmasraya masuk dalam daftar 16 kabupaten/kota pertama di Indonesia yang berhasil menyelesaikan seluruh proses administrasi pembangunan SNT.

Program Strategis Nasional Bidang Pendidikan

Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan program strategis nasional yang dijalankan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026.

Program ini menghadirkan satuan pendidikan terpadu mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA. Pemerintah merancang SNT sebagai pusat pendidikan unggulan yang menerapkan kurikulum berstandar internasional berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), didukung penguasaan berbagai bahasa, serta penguatan karakter dan daya saing global.

Pada 2026, pemerintah pusat menargetkan pembangunan SNT di 37 kabupaten dan kota di Indonesia.

Setiap daerah yang ditetapkan sebagai lokasi pembangunan memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp250 miliar. Seluruh pendanaan berasal dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Dibangun di Sport Center Nagari Koto Padang

Di Dharmasraya, Sekolah Nasional Terintegrasi akan berdiri di kawasan Sport Center Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru. Lahan yang digunakan merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi Pendidikan Vokasi Industri, Kepala SMK SMAK Padang Audiensi dengan Gubernur Sumbar

Pemerintah memilih kawasan tersebut karena berada di lokasi yang strategis dan relatif berada di tengah wilayah kabupaten. Posisi itu diharapkan memudahkan akses peserta didik dari berbagai kecamatan untuk memperoleh layanan pendidikan yang lebih berkualitas.

Lengkapi Ekosistem Pendidikan di Dharmasraya

Keberhasilan Dharmasraya menjadi salah satu penerima pembangunan SNT merupakan hasil koordinasi dan komunikasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dengan pemerintah pusat.

Kehadiran sekolah tersebut juga melengkapi ekosistem pendidikan yang mulai berkembang di daerah. Sebelumnya, Sekolah Rakyat telah hadir di Pulau Punjung dan dijadwalkan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi angkatan pertamanya.

Sejak awal masa kepemimpinannya, Bupati Annisa Suci Ramadhani menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu fokus pembangunan melalui berbagai program, termasuk Program Unggulan Dharmasraya Juara.

Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi diharapkan memperluas akses pendidikan bermutu sekaligus menyiapkan generasi Dharmasraya yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)

Berita Terkait

Bunda PAUD Padang Dorong Pengenalan Manasik Haji Sejak Usia Emas
Porsematik 32 SMPN 32 Padang Ditutup, Maigus Nasir Dorong Siswa Kejar Prestasi
Guru TK Aisyiyah Padang Didorong Manfaatkan AI untuk Perkuat Kreativitas Mengajar
Pendaftaran SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka, Tawarkan Beasiswa 100 Persen
340 Warga Sumbar Terima Beasiswa Sawit, Mahyeldi: Jangan Sia-siakan Kesempatan
Sari Rahmawati Dilantik jadi Kepala MTs Lubuk Kilangan, Diminta Perkuat Mutu Pendidikan
Kualitas Udara Memburuk, SD-SMP di Padang Terapkan PJJ hingga 18 September
Kualitas Udara Berbahaya, Pemko Padang Alihkan Aktivitas Belajar Siswa Secara Daring 17-18 September

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru