Payakumbuh, Javanusa—Pemerintah Kota Payakumbuh resmi melepas 51 pemain dan ofisial yang akan berlaga pada Liga TopScore Nasional 2026 kategori U-10 dan U-12 di Sentul, Bogor.
Ajang ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat pembinaan sepak bola usia dini, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya talenta muda berprestasi.
Pelepasan rombongan berlangsung di Balai Kota Payakumbuh, Jumat (31/7/2026). Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta diwakili Sekretaris Daerah Rida Ananda untuk melepas keberangkatan para atlet menuju Sentul, Bogor.
Sebanyak 51 pemain dan ofisial akan mengikuti Liga TopScore Nasional yang berlangsung pada 5–9 Agustus 2026. Mereka berasal dari Victory Football Club kategori U-10 dan U-12 serta FC Sakapa Soccer School kategori U-10.
Dalam kesempatan itu, Rida Ananda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial yang mendapat kesempatan mewakili Kota Payakumbuh pada kompetisi sepak bola usia dini tingkat nasional.
Pemain Diminta Junjung Sportivitas dan Tampil Maksimal
Rida mengingatkan para atlet agar menjaga nama baik daerah selama mengikuti pertandingan. Ia juga menekankan pentingnya sportivitas, disiplin, kekompakan, dan semangat bertanding di setiap laga.
“Selamat berjuang. Jaga nama baik Kota Payakumbuh, junjung tinggi sportivitas, dan tampilkan kemampuan terbaik kalian. Semoga mampu meraih hasil terbaik serta mengharumkan nama daerah,” kata Rida.
Menurutnya, Liga TopScore Nasional tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan berharga bagi pemain muda untuk meningkatkan kemampuan teknis, menambah pengalaman bertanding, dan mengukur kualitas permainan menghadapi klub-klub terbaik dari berbagai daerah.
Liga TopScore Nasional Jadi Ajang Mencetak Talenta Muda
Lebih lanjut, Rida berharap pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang yang mampu melahirkan pesepak bola muda berbakat dari Payakumbuh.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga sejak usia dini agar semakin banyak atlet daerah yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus mendukung pembinaan olahraga usia dini. Dari proses pembinaan yang berkesinambungan inilah akan lahir atlet-atlet berprestasi yang menjadi kebanggaan daerah,” ujarnya.
Turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh Yunida Fatwa, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Desmon Korina, Ketua Askot PSSI Kota Payakumbuh, jajaran pelatih dan ofisial, serta para orang tua atlet. (*)






