Jakarta, Javanusa—Menteri Agama (Menag) sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menegaskan pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal mengusung tema “Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan”.
Hal ini disampaikan Menag saat konferensi pers persiapan pelaksanaan Salat Iduladha 1447 H di Masjid Istiqlal.
“Tema tahun ini terutama dalam khutbah nanti adalah spirit kurban merawat alam dan kemanusiaan. Ini sejalan dengan tema-tema besar Kementerian Agama tentang ekoteologi dan teologi cinta,” ujar Menag di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Pesan Ekoteologi dan Kepedulian Kemanusiaan
Tema ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para khatib dan masyarakat muslim Indonesia. Tujuannya memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan nilai-nilai kemanusiaan melalui ibadah kurban.
Pelaksanaan kurban di Istiqlal juga dirancang ramah lingkungan. Selain itu, seluruh proses penyembelihan dilakukan dengan sistem higienis.
Sistem tersebut memastikan tidak mencemari sungai maupun lingkungan sekitar.
Pengelolaan Kurban yang Ramah Lingkungan
“Tidak ada satu tetes pun darah atau limbah yang masuk ke sungai. Semua sudah disiapkan dengan sistem pengelolaan yang baik,” katanya.
Ia juga mengajak jamaah untuk menjaga kebersihan kawasan masjid. Jamaah diminta membawa pulang sampah masing-masing atau membuangnya pada tempat yang telah disediakan.
“Masjid Istiqlal baru saja mendapat penghargaan dunia karena dinilai efektif, efisien, tertib, dan bersih. Ini harus kita jaga bersama,” tandasnya. (*/red)






