Padang, Javanusa—Sebanyak 218 santri dan santriwati dari 63 TPQ/TQA se-Kecamatan Padang Timur mengikuti Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid As Sa’adah, Kelurahan Parak Gadang Timur, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Badan Koordinasi Sarana (BKS) TPQ/TQA Kecamatan Padang Timur itu menjadi ajang pembinaan kemampuan sekaligus penguatan karakter generasi muda melalui berbagai perlombaan keagamaan.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka secara resmi kegiatan tersebut. Hadir pula Camat Padang Timur Aidil Zulhani, Ketua TPQ/TQA Kota Padang Darnalis, unsur terkait, serta para guru TPQ/TQA dan peserta lomba.
218 Santri Ikuti Beragam Lomba Keagamaan
Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H menghadirkan sejumlah cabang perlombaan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun rasa percaya diri para santri.
Cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah TPQ dan TQA, Tartil, Adzan, Dai Cilik, Tahfiz, serta Fahmil Qur’an.
Maigus Nasir mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang seperti ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga wadah bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat ukhuwah antarlembaga TPQ/TQA di Kecamatan Padang Timur.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh santri dan santriwati yang telah berani tampil mewakili TPQ/TQA masing-masing.
Ajak Santri Meneladani Akhlak Rasulullah
Dalam sambutannya, Maigus mengajak seluruh peserta menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, sifat shiddiq, amanah, tabligh dan fathanah harus ditanamkan sejak dini agar lahir generasi yang berkarakter, berintegritas, dan berakhlak mulia.
Ia juga mengimbau para orang tua agar terus membekali anak-anak dengan pendidikan agama sejak usia dini.
Menurutnya, pendidikan keagamaan merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Selain membuka kegiatan, Maigus berinteraksi langsung dengan para santri melalui berbagai pertanyaan mengenai kisah hidup Nabi Muhammad SAW.
Interaksi tersebut bertujuan mengasah pengetahuan sekaligus menumbuhkan kecintaan anak-anak kepada Rasulullah SAW.
Pembinaan Karakter Sejalan dengan Program Smart Surau
Maigus menilai keberanian para peserta tampil di hadapan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan kepercayaan diri sejak usia dini.
“Keberanian ustad dan ustazah cilik ini tampil di hadapan masyarakat merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan kepercayaan diri sejak usia dini. Semoga nanti anak-anak semua menjadi penghuni surga dan mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT,” ujarnya.
Ia menegaskan pendidikan agama memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter. Sekaligus mendukung Program Unggulan (Progul) Smart Surau Pemerintah Kota Padang.
“Pembinaan karakter melalui pendidikan agama harus kita perkuat sejak dini. Sehingga anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, berintegritas. Serta terhindar dari berbagai bentuk penyimpangan moral. Ini sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Smart Surau yang sedang digalakkan Pemerintah Kota Padang,” kata Maigus Nasir. (*)






