BGN Imbau Siswa Tak Bawa Pulang Makanan MBG, Ada Risiko Keracunan

Penulis -

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. (Foto: BGN)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. (Foto: BGN)

Jakarta, Javanusa—Badan Gizi Nasional (BGN) meminta siswa menghabiskan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. BGN juga mengingatkan agar siswa tidak membawa makanan tersebut pulang ke rumah.

Kepala BGN Sudaryono menyampaikan imbauan itu pada Senin (10/8). Menurut dia, makanan MBG perlu dikonsumsi sesuai waktu dan tempat yang telah ditetapkan.

Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar menjelaskan alasan di balik imbauan tersebut. Ia menilai kondisi makanan dapat berubah setelah keluar dari pengawasan penyelenggara.

“Kami mengimbau kepada para siswa, dan juga memohon kepada Bapak Ibu Guru untuk memberitahu kepada peserta didik, siswa-siswa di kelasnya, untuk kemudian tidak membawa pulang menu makanan MBG ke rumah,” ujar Mas Dar.

Menurutnya, BGN tidak dapat memastikan cara siswa menyimpan makanan setelah membawanya pulang. Kondisi penyimpanan yang kurang tepat dapat memengaruhi kualitas makanan.

“Karena makanan yang dibawa pulang ke rumah, kita tidak tahu kualitasnya, tidak tahu kerusakannya yang bisa jadi dikhawatirkan menimbulkan keracunan bagi siswa yang mengonsumsi,” jelasnya.

Risiko tersebut juga dapat berdampak kepada anggota keluarga. Mas Dar menyebut sejumlah kasus keracunan turut melibatkan orang tua siswa yang menyantap makanan MBG di rumah.

“Bahkan di beberapa kasus keracunan yang kami temukan, orang tua siswa yang mengonsumsi MBG di rumah itu kemudian juga mengalami keracunan,” ungkapnya.

BGN Minta Sekolah Perkuat Edukasi Keamanan Pangan

Karena itu, BGN meminta guru dan pihak sekolah ikut memberikan pemahaman kepada siswa. Edukasi tersebut mencakup pentingnya mengonsumsi makanan MBG sesuai ketentuan.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan pangan. Pengawasan perlu berlangsung sejak makanan diterima hingga dikonsumsi oleh peserta didik.

Baca Juga :  Pokja KB Kota Padang Dibentuk, Bantu Tekan Angka Stunting

BGN menilai keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bergantung pada pemenuhan kebutuhan gizi. Keamanan makanan juga menjadi faktor penting dalam pelaksanaan program tersebut.

“Jadi, mari kita sama-sama jaga bahwa MBG ini harus aman, MBG ini harus bergizi,” tegas Mas Dar.

BGN selanjutnya akan memperkuat pelayanan dan pengawasan program. Pemantauan serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga terus dilakukan.

Upaya tersebut bertujuan memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan dengan baik. BGN juga ingin memastikan masyarakat menerima manfaat MBG secara aman dan sesuai tujuan program. (*)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru