Padang, Javanusa—Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi meminta masyarakat Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, lebih aktif memanfaatkan program pemerintah untuk meningkatkan ekonomi, pendidikan, dan pembangunan lingkungan.
Pesan itu disampaikan Muhidi saat menggelar reses di Masjid An Nur Jati Rawang, Kelurahan Jati, Rabu (19/8/2026).
Muhidi mengatakan Kelurahan Jati telah mendapat perhatian melalui sejumlah program pemerintah. Dukungan tersebut mencakup pelatihan bagi pelaku UMKM hingga pembangunan infrastruktur.
Salah satu aspirasi yang telah ditindaklanjuti berkaitan dengan pembangunan jalan di RW 1. Pemerintah telah melakukan survei dan memasukkan pekerjaan tersebut ke dalam perencanaan.
“Alhamdulillah, beberapa aspirasi masyarakat sudah kita tindak lanjuti. Untuk pembangunan jalan di RW 1 sudah dilakukan survei dan masuk dalam perencanaan, insyaallah bulan depan mulai dilaksanakan,” kata Muhidi.
Selain pembangunan jalan, pemerintah juga memberikan dukungan melalui bantuan hibah untuk masjid dan sejumlah program pemberdayaan masyarakat.
Karena itu, Muhidi meminta warga memanfaatkan forum rembuk RW hingga tingkat kota dan provinsi. Forum tersebut dapat menjadi jalur untuk menyampaikan kebutuhan masyarakat secara terukur.
“Setiap tahun ada rembuk RW, kelurahan, kecamatan sampai kota dan provinsi. Ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menyampaikan kebutuhan masyarakat, baik pengembangan ekonomi, pendidikan maupun pembangunan fisik,” ujarnya.
Menurut Muhidi, dukungan pemerintah perlu berjalan beriringan dengan kemauan masyarakat untuk berkembang. Program dan bantuan akan lebih berdampak jika warga mampu memanfaatkan peluang yang tersedia.
“Yang paling penting tentu ada kemauan. Pemerintah bisa membuka peluang dan memberikan dukungan, tetapi masyarakat juga harus memiliki semangat untuk berkembang dan memanfaatkan peluang tersebut,” katanya.
Muhidi Ingatkan Pentingnya Literasi Anak
Perhatian Muhidi dalam reses tersebut tidak hanya menyasar pembangunan fisik. Ia juga menyoroti kesiapan generasi muda menghadapi perubahan teknologi dan derasnya arus informasi.
Muhidi meminta orang tua membekali anak dengan pengetahuan yang cukup. Kemampuan memilah informasi juga menjadi bekal penting agar anak tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru.
“Sekarang terjadi disrupsi, perubahan berlangsung sangat cepat, terutama dalam dunia informasi. Karena itu, anak-anak harus dibekali ilmu pengetahuan agar mereka mampu mengikuti perubahan dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak benar,” tutur Muhidi.
Ia juga menilai peluang pendidikan bagi generasi muda semakin terbuka. Anak-anak berprestasi dapat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan hingga jenjang S1, S2, bahkan S3 melalui berbagai program beasiswa.
“Negara memberikan ruang bagi anak-anak berprestasi untuk mendapatkan pendidikan. Ada kesempatan kuliah gratis hingga S1, S2 bahkan S3, baik di dalam negeri maupun luar negeri, tentu dengan persyaratan dan prestasi yang harus dipenuhi,” jelasnya.
Dalam kegiatan reses, Muhidi menerima sejumlah aspirasi masyarakat terkait pendidikan. Salah satunya menyangkut kebutuhan untuk memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda.
“Literasi sangat penting. Anak-anak harus memiliki banyak pengetahuan sehingga mereka mampu memilih dan memilah informasi serta menentukan langkah terbaik untuk masa depannya,” katanya.
Kemajuan Teknologi Tetap Perlu Diiringi Budaya
Di tengah perubahan zaman, Muhidi mengingatkan masyarakat agar kemajuan ilmu pengetahuan tidak membuat generasi muda melupakan akar budaya.
Ia menekankan pentingnya menjaga adat dan budaya Minangkabau, baik bagi masyarakat yang tinggal di kampung halaman maupun mereka yang berada di perantauan.
“Walaupun kita merantau dan hidup di tengah perubahan zaman, budaya dan adat tetap harus dijaga. Kemajuan ilmu pengetahuan harus berjalan bersama dengan nilai-nilai budaya,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Jati menyampaikan apresiasi atas perhatian Muhidi terhadap masyarakat setempat. Ia juga berterima kasih atas dukungan berupa bantuan untuk wirausaha dan berbagai bantuan lainnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Sumbar yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat, termasuk bantuan untuk wirausaha dan bantuan lainnya. Kami juga berterima kasih karena reses ini dilaksanakan di Kelurahan Jati,” katanya.
Lurah Jati berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat terus terjaga. Dengan komunikasi tersebut, berbagai kebutuhan warga dapat disampaikan dan diperjuangkan melalui jalur pembangunan yang tersedia. (*)






