Padang, Javanusa—Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi mengajak masyarakat Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, berani mengubah pola pikir untuk menghadapi perubahan zaman.
Menurut Muhidi, kemajuan masyarakat tidak cukup mengandalkan program pemerintah. Perubahan juga harus tumbuh dari keluarga melalui pendidikan, peningkatan keterampilan, dan penguatan ekonomi.
Pesan tersebut disampaikan Muhidi saat menggelar reses di Masjid Ar Raudah, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kamis (20/8/2026).
“Kalau kita ingin berubah, maka yang pertama harus kita ubah adalah pola pikir atau mindset. Kalau kelurahan ini ingin maju, kami siap bersama-sama mendorongnya,” ujar Muhidi.
Pendidikan Jadi Kunci Hadapi Perubahan Zaman
Muhidi menilai perkembangan teknologi dan dunia kerja berlangsung semakin cepat. Kondisi itu menghadirkan peluang baru sekaligus tantangan bagi masyarakat, terutama generasi muda.
Karena itu, ia mendorong keluarga memberikan perhatian serius terhadap pendidikan dan keterampilan anak.
“Kita fokus menyiapkan generasi yang akan datang melalui pendidikan. Anak-anak harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Sekarang luar biasa cepat perubahannya, kalau tidak punya ilmu dan skill, mereka bisa tertinggal,” katanya.
Ia juga meminta orang tua terus mendukung anak agar dapat menempuh pendidikan lebih tinggi. Menurutnya, keberhasilan generasi berikutnya menjadi salah satu fondasi penting bagi kemajuan daerah.
“Biar kita yang sudah dulu, tetapi anak-anak kita harus sukses. Dorong mereka sekolah, punya ijazah dan punya masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Muhidi mengatakan pemerintah telah memberikan perhatian terhadap akses pendidikan melalui sekolah negeri dan berbagai program beasiswa bagi siswa berprestasi.
Selain itu, DPRD Sumbar terus mendorong pemerintah provinsi mengkaji pembiayaan pendidikan tingkat SMA dan SMK di Sumbar.
“Kami meminta kepada gubernur untuk melihat berapa sebenarnya biaya sekolah SMA dan SMK se-Sumatera Barat. Kita kaji, kalau memungkinkan bisa digratiskan tanpa mengurangi kualitas dan program yang sudah berjalan,” jelasnya.
Muhidi Dorong Warga Naik Kelas Menjadi Pengusaha
Selain pendidikan, Muhidi menekankan pentingnya memperkuat ekonomi masyarakat. Ia melihat pengembangan UMKM dapat menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi warga.
Menurutnya, masyarakat tidak hanya perlu didorong untuk mencari pekerjaan. Mereka juga harus berani membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja.
“Yang belum bekerja kita dorong agar memiliki pekerjaan. Yang sudah punya usaha bagaimana usahanya bisa dikelola lebih baik. Dari yang punya usaha, kita dorong lagi bagaimana bisa menjadi pengusaha,” katanya.
Muhidi juga mengingatkan agar berbagai pelatihan dan bimbingan teknis tidak berhenti pada kegiatan formal. Program tersebut harus mampu meningkatkan produktivitas serta menghasilkan perubahan nyata bagi peserta.
“Bimtek harus mampu mengubah cara berpikir masyarakat agar lebih produktif dan berani menciptakan peluang usaha,” ujarnya.
Ia menegaskan pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan perlu bergerak bersama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas.
“Kita jaga semangat dan kebersamaan. Insyaallah, kalau kita bergerak bersama, pembangunan yang kita harapkan bisa terwujud,” ujar Muhidi.
Padang Utara Diharapkan Aktif Sampaikan Aspirasi
Camat Padang Utara Sa’at mengapresiasi kehadiran Muhidi dalam kegiatan reses tersebut. Ia menilai kunjungan itu menunjukkan perhatian pimpinan legislatif terhadap aspirasi masyarakat di wilayahnya.
“Kami merasa terharu dan bangga atas kehadiran Ketua DPRD Sumbar Bapak Muhidi. Padang Utara sudah dua kali kedatangan pimpinan DPRD, sebelumnya Ketua DPRD Kota Padang Muharlion,” kata Sa’at.
Ia berharap kehadiran pimpinan DPRD Sumbar dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan Kecamatan Padang Utara. Sa’at juga menyebut pihaknya telah menerima bantuan dari Muhidi.
“Kami berharap kehadiran Pak Muhidi membawa manfaat bagi pembangunan di Padang Utara. Kami juga sudah menerima bantuan dari beliau. Semoga Bapak Muhidi selalu diberikan kesehatan dan dimudahkan dalam segala urusan,” ujarnya.
Sa’at kemudian mengajak warga memanfaatkan forum reses untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan di lingkungan mereka.
“Kepada bapak dan ibu, silakan sampaikan aspirasinya. Kita berharap Pak Muhidi bisa memberikan arahan dan membantu kita dalam mendorong pembangunan di wilayah ini,” katanya. (*)






