Padang, Javanusa—Polresta Padang mengintensifkan patroli malam di sejumlah titik rawan untuk mencegah tawuran, balap liar, kriminalitas, dan gangguan keamanan lainnya.
Patroli Perintis Presisi itu berlangsung sejak Jumat malam (28/8/2026) hingga Sabtu pagi (29/8/2026). Sebanyak 65 personel diterjunkan untuk menyisir enam rute di wilayah Kota Padang.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Polresta Padang, Tim Patroli Perintis Presisi, serta Tim Patroli Blue Light dari polsek jajaran.
Sisir Sejumlah Titik Rawan di Kota Padang
Patroli dimulai setelah apel di Lapangan Apel Mapolresta Padang. Kabag Ops Polresta Padang Kompol Afrides Roema memimpin langsung kegiatan tersebut.
Polresta Padang mengerahkan 13 kendaraan roda empat dan 18 kendaraan roda dua. Seluruh personel kemudian bergerak menuju lokasi yang dinilai berpotensi terjadi gangguan kamtibmas.
Enam rute patroli mencakup kawasan Simpang Kinol, Kota Tua, Batang Arau, Jembatan Siti Nurbaya, hingga Simpang Enam.
Petugas juga menyusuri Jalan Al Hakim sampai NPM Ujung di sepanjang Jalan Samudera.
Rute lainnya meliputi kawasan ZHM hingga Lamun Ombak, Jalan A. Yani, Veteran, Ulak Karang, serta belakang Kantor Gubernur.
Patroli turut menjangkau Kampung Batu hingga Bundaran Pantai Air Manis. Sementara rute berikutnya bergerak dari Simpang Lubuk Begalung menuju Aia Pacah.
Selain melakukan pengawasan, personel juga menyambangi masyarakat. Petugas menyampaikan imbauan kamtibmas dan mengingatkan warga agar tetap menjaga keamanan lingkungan.
Kapolresta: Patroli Jadi Langkah Pencegahan
Kapolresta Padang Kombes Pol. Apri Wibowo mengatakan Patroli Perintis Presisi menjadi bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan.
Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu mempersempit peluang terjadinya aksi yang meresahkan masyarakat.
“Patroli ini merupakan upaya kami dalam mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas, terutama aksi tawuran, balap liar, kriminalitas, serta gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Apri Wibowo.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama pada waktu dan lokasi yang dianggap rawan.
Enam Rute untuk Maksimalkan Pengawasan
Kompol Afrides Roema mengatakan pembagian jalur dilakukan agar personel dapat menjangkau lebih banyak titik pengawasan.
Dengan pola tersebut, polisi berharap potensi gangguan keamanan dapat terdeteksi dan dicegah lebih awal.
“Personel kami bagi ke beberapa rute agar seluruh titik yang menjadi sasaran dapat dipantau secara maksimal. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing,” katanya.
Selama patroli berlangsung, petugas tidak menemukan aksi tawuran, balap liar, maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 05.15 WIB. Seluruh personel kemudian mengikuti apel konsolidasi setelah menyelesaikan patroli.
Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Padang selama kegiatan berlangsung tetap aman dan kondusif.
Polresta Padang juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda dan para orang tua, untuk ikut mencegah tawuran dan balap liar.
Warga yang mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. (*)






