Inovatif! Saldo Tabungan Bank Sampah Pondok Permai Padang Bisa Bayar PBB

Penulis -

Rabu, 23 September 2026 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Sampah Pondok Permai Padang. (Foto: Pemko Padang)

Bank Sampah Pondok Permai Padang. (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Bank Sampah Pondok Permai di Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, mengembangkan pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada lingkungan.

Program tersebut juga membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui sejumlah inovasi.

Salah satu terobosan yang dikembangkan ialah mengonversi tabungan sampah menjadi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Bank sampah tersebut juga mengolah sampah organik rumah tangga melalui biopori, komposter, hingga ecoenzym.

Kepala Bidang Program dan Pembangunan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Fuad Syukri, mengapresiasi konsistensi Bank Sampah Pondok Permai dalam menjalankan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Bank Sampah Pondok Permai menunjukkan praktik pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang cukup baik dan berkelanjutan. Pengelolaan tidak hanya dilakukan terhadap sampah daur ulang, tetapi juga sampah sisa makanan melalui berbagai inovasi seperti taman biopori, komposter, ecoenzym, serta pengolahan lainnya,” ujar Fuad Syukri, Rabu (23/9/2026).

Tabungan Sampah Bisa untuk Bayar PBB

Menurut Fuad, kekuatan Bank Sampah Pondok Permai terletak pada kemandirian masyarakat dalam mengembangkan berbagai program. Aktivitas tersebut sekaligus memberikan nilai ekonomi kepada warga yang menjadi nasabah.

Salah satu program yang menonjol ialah konversi saldo tabungan sampah untuk pembayaran PBB. Melalui mekanisme ini, nasabah dapat mengubah nilai sampah yang mereka setor menjadi rupiah untuk membantu melunasi tagihan PBB.

“Yang menarik, seluruh kegiatan ini tumbuh secara mandiri dengan memberdayakan masyarakat sekitar dan memberikan manfaat ekonomi bagi nasabah, termasuk melalui konversi tabungan sampah untuk membantu pembayaran PBB,” kata Fuad.

Inovasi tersebut membuat aktivitas memilah dan menyetorkan sampah memiliki manfaat yang lebih langsung bagi warga. Sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga :  Pedagang Korban Kebakaran Desak Pembangunan Pasar Payakumbuh Blok Barat Dipercepat
Olah Sampah Organik hingga Jadi Ecoenzym

Bank Sampah Pondok Permai juga tidak berhenti pada pengelolaan sampah yang memiliki nilai jual. Pengelola turut menangani sisa makanan dari rumah tangga dan pasokan sampah dari Lembaga Pengelola Sampah (LPS).

Pengolahan itu dilakukan melalui taman biopori dan komposter. Selain itu, warga mengembangkan ecoenzym sebagai salah satu produk hasil pengolahan sampah organik.

Di sisi lain, bank sampah tersebut mengembangkan produk kreatif dari material yang dapat digunakan kembali. Produknya antara lain sabun rumah tangga, tas kerajinan, serta berbagai barang daur ulang yang memiliki nilai estetika dan ekonomi.

Perkuat Kolaborasi dengan LPS dan PT Semen Padang

Pengembangan Bank Sampah Pondok Permai juga melibatkan sejumlah pihak. Pengelola menjalin kerja sama dengan LPS untuk mendukung pengangkutan serta pengolahan sampah.

Kolaborasi juga berlangsung bersama PT Semen Padang, terutama dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah bernilai ekonomi rendah atau low value.

“Bank Sampah Pondok Permai juga telah membangun kolaborasi dengan LPS dalam pengangkutan dan pengolahan sampah, serta bekerja sama dengan PT Semen Padang dalam pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi rendah atau low value,” pungkas Fuad.

Selain itu, bank sampah tersebut membangun kemitraan dengan pengepul berskala besar. Jaringan tersebut membantu memastikan material hasil pemilahan dapat masuk ke rantai daur ulang secara lebih optimal.

Hadiah Padang Rancak Award Dipakai untuk Pengembangan

Komitmen pengelola juga terlihat dari pemanfaatan apresiasi yang mereka terima melalui Padang Rancak Award 2025. Dana dari penghargaan tersebut digunakan untuk meningkatkan fasilitas dan sarana prasarana Bank Sampah Pondok Permai.

Langkah itu memperlihatkan bahwa penghargaan tidak sekadar menjadi pencapaian. Pengelola mengarahkannya kembali untuk memperkuat kapasitas pengelolaan sampah di tingkat masyarakat.

Baca Juga :  Lampaui Target, Dinas Perkim Padang Kebut Pembangunan Jalan Lingkungan dan Drainase Permukiman

DLH Kota Padang menilai pola tersebut dapat menjadi contoh pengelolaan sampah dari sumbernya. Model Bank Sampah Pondok Permai menggabungkan aspek lingkungan, pemberdayaan warga, dan manfaat ekonomi dalam satu sistem.

Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan sampah tidak hanya mengurangi persoalan lingkungan. Program itu juga menciptakan manfaat sosial dan ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (*)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Fadly Amran Minta Pembangunan SDN 01 Pasar Laban Dipercepat, Mitigasi Banjir Diperkuat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Kabut Asap, Disdikbud Padang Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh 9–10 Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Buka CSC Lustrum XII SMK SMTI Padang, Maigus Nasir Tekankan Pentingnya Karakter Generasi Muda

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Bunda PAUD Padang Dorong Pengenalan Manasik Haji Sejak Usia Emas

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Porsematik 32 SMPN 32 Padang Ditutup, Maigus Nasir Dorong Siswa Kejar Prestasi

Rabu, 30 September 2026 - 16:22 WIB

Guru TK Aisyiyah Padang Didorong Manfaatkan AI untuk Perkuat Kreativitas Mengajar

Selasa, 29 September 2026 - 18:01 WIB

Pendaftaran SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka, Tawarkan Beasiswa 100 Persen

Selasa, 22 September 2026 - 08:17 WIB

340 Warga Sumbar Terima Beasiswa Sawit, Mahyeldi: Jangan Sia-siakan Kesempatan

Berita Terbaru