SAPILIN Didorong Jadi Penguat Data Kebencanaan Sumbar, Kemensos Siap Beri Dukungan

Penulis -

Senin, 28 September 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi saat melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Direktorat Jenderal Linjamsos Kemensos RI, Kamis (24/9/2026). (Foto: Adpsb)

Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi saat melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Direktorat Jenderal Linjamsos Kemensos RI, Kamis (24/9/2026). (Foto: Adpsb)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat koordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana. Salah satu fokusnya ialah penyempurnaan aplikasi Sistem Penanggulangan Bencana Terintegrasi (SAPILIN).

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar Arry Yuswandi menyampaikan kebutuhan tersebut saat melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kemensos RI, Kamis (24/9/2026).

Pertemuan berlangsung di Jakarta dan diterima langsung Direktur Jenderal Linjamsos RI Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom, M.Kom. Sejumlah anggota Tim Pokja di lingkungan Ditjen Linjamsos juga mengikuti pertemuan tersebut.

Sumbar Perkuat Sistem Data Kebencanaan

Arry mengatakan Sumatera Barat membutuhkan sistem data bencana yang terintegrasi untuk mendukung pengambilan keputusan saat menghadapi berbagai ancaman bencana.

“Dalam pertemuan ini, kami berkoordinasi dan berkonsultasi seputar kesiapsiagaan dan penanggulangan kebencanaan, sekaligus mengajukan permintaan dukungan atas penyempurnaan aplikasi Sistem Penanggulangan Bencana Terintegrasi atau yang kita singkat dengan SAPILIN,” kata Sekda Sumbar.

Dalam pertemuan itu, Arry juga menjelaskan karakteristik Sumbar yang memiliki potensi berbagai jenis bencana. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap data kebencanaan yang akurat dan terpadu menjadi semakin penting.

Pemprov Sumbar sebenarnya telah memiliki dashboard data kebencanaan terintegrasi. Namun, pemerintah daerah menilai sistem tersebut masih membutuhkan pengembangan melalui aplikasi SAPILIN.

“Oleh karenanya, kita membutuhkan dukungan dari Kemensos secara berkesinambungan, menyangkut berbagai program kegiatan terkait kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana,” ujarnya.

Dukungan Kemensos Mencakup Berbagai Program

Menurut Arry, kebutuhan dukungan dari Kemensos tidak hanya berkaitan dengan pengembangan aplikasi. Pemerintah Sumbar juga mengusulkan dukungan dalam sejumlah program penanganan bencana.

Program tersebut mencakup pengungsian dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak. Dukungan juga diarahkan pada pembentukan serta penguatan Kampung Siaga Bencana (KSB).

Baca Juga :  Wawako Maigus Nasir Minta Kepala SD-SMP All Out Dukung Smart Surau  

Selain itu, Pemprov Sumbar mengharapkan dukungan dalam penyediaan, pengelolaan, dan pendistribusian logistik bencana. Peningkatan kapasitas Taruna Siaga Bencana (Tagana) juga menjadi bagian dari kebutuhan tersebut.

Program lainnya meliputi bantuan uang duka bagi keluarga terdampak bencana. Pemerintah juga mengusulkan bantuan untuk mendukung pemulihan ekonomi keluarga yang terdampak bencana.

Kemensos Nyatakan Komitmen Dukungan

Dalam pertemuan tersebut, Dirjen Linjamsos menekankan pentingnya peta kawasan rawan bencana. Informasi tersebut dinilai perlu menjadi pertimbangan dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Setelah kami paparkan, Bapak Dirjen Linjamsos menyampaikan bahwa peta rawan bencana bersifat sangat penting, dan dalam merencanakan pembangunan harus memperhatikan titik lokasi yang aman dari risiko bencana (zona hijau),” kata Arry.

Menurut Arry, Dirjen Linjamsos juga menyampaikan dukungan terhadap upaya penanggulangan bencana di Sumatera Barat sesuai ketentuan yang berlaku.

Kemensos bahkan menyatakan kesediaannya untuk menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kerja sama tersebut akan mendukung agenda kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di Sumbar. (*)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru