Padang, Javanusa—Enam peserta terbaik dari masing-masing cabang Tahfizh 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab bersaing pada babak final Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-42 Tingkat Kota Padang, Selasa (13/10/2026).
Para finalis menunjukkan kemampuan terbaik mereka di Masjid Muhajirin, Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.
Persaingan di babak puncak ini mempertemukan peserta putra dan putri yang berhasil melewati tahap penyisihan. Dewan hakim menilai kemampuan hafalan Al-Qur’an serta penguasaan penafsiran ayat sesuai dengan kriteria masing-masing cabang.
Enam Finalis Lolos dari Setiap Cabang
Panitera Cabang Tahfizh 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab, Sumarni dan Siti Adila Zahra, menjelaskan bahwa setiap cabang meloloskan enam peserta ke babak final. Komposisinya terdiri atas tiga peserta putra dan tiga peserta putri.
Pada tahap penyisihan, cabang Tahfizh 30 Juz diikuti 13 peserta. Sementara itu, cabang Tafsir Bahasa Arab mencatat sembilan peserta.
Jumlah tersebut menunjukkan persaingan yang harus dilalui peserta sebelum mencapai babak final. Para finalis kini berpeluang meraih posisi terbaik dalam kompetisi keagamaan tingkat Kota Padang tersebut.
Dewan Hakim Perhatikan Penguasaan Tafsir
Dewan Hakim Cabang Tafsir Bahasa Arab, Prof. Dr. H. Rusyadi AM, Lc, M.Ag, menjelaskan penilaian final mencakup sejumlah aspek penting. Unsur yang dinilai meliputi mufradat, munasabah, penafsiran, dan ta’bir.
Menurut Rusyadi, peserta tidak cukup hanya memahami ayat Al-Qur’an. Mereka juga harus mampu menjelaskan makna ayat secara tepat dan baik.
“Penilaian cabang Tafsir Bahasa Arab mencakup aspek mufradat munasabah penafsiran dan ta’bir. Di antara aspek tersebut penafsiran menjadi salah satu unsur penting karena peserta tidak hanya dituntut memahami ayat tetapi juga mampu menjelaskan maknanya dengan baik,” jelasnya.
Aspek penafsiran menjadi salah satu unsur penting karena mengukur kemampuan peserta dalam memahami sekaligus menguraikan kandungan ayat.
Kualitas Hafalan Tahfizh 30 Juz Meningkat
Sementara itu, Dewan Hakim Cabang Tahfizh 30 Juz, H. Effendi, S.I.Q, mengapresiasi penampilan para finalis. Ia menilai kemampuan peserta pada tahun ini menunjukkan perkembangan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
“Secara umum para peserta menampilkan kemampuan yang sangat baik pada babak final. Dibandingkan tahun sebelumnya kami juga melihat peningkatan baik dari jumlah peserta maupun kualitas penampilan,” ungkapnya.
Penilaian tersebut mencerminkan perkembangan kompetisi, baik dari sisi partisipasi maupun kualitas penampilan peserta. Para finalis menunjukkan kemampuan hafalan yang menjadi perhatian utama dalam cabang Tahfizh 30 Juz.
Pengumuman Pemenang MTQ Padang pada 14 Oktober
Panitia akan mengumumkan pemenang cabang Tahfizh 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab bersama seluruh cabang lainnya pada penutupan resmi MTQ ke-42 Tingkat Kota Padang, Rabu (14/10/2026).
Tahun ini, MTQ ke-42 Kota Padang mengusung tema “Membumikan Al-Qur’an Menguatkan Smart Surau Menuju Padang Maju dan Sejahtera”.
Tema tersebut menjadi landasan penyelenggaraan MTQ sebagai ajang penguatan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus upaya mendukung pengembangan Smart Surau di Kota Padang. (*)






