Perkuat Struktur Ekonomi Pascabencana, Sekkab Zainal Arifin Pimpin Konsultasi ke Kemendagri dan PKP

Penulis -

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekkab Pessel, Zainal Arifin (kiri) didampingi Asisten II Hadi Susilo, Kabag Perek dan SDA, Dailipal foto bersama Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Kemendagri, Drs. H Yudia Ramli, M.Si (dua dari kiri). (Foto: Dok. Prokopim)

Sekkab Pessel, Zainal Arifin (kiri) didampingi Asisten II Hadi Susilo, Kabag Perek dan SDA, Dailipal foto bersama Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Kemendagri, Drs. H Yudia Ramli, M.Si (dua dari kiri). (Foto: Dok. Prokopim)

Pessel, Javanusa—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) terus mengakselerasi langkah strategis untuk memperkuat struktur ekonomi daerah sekaligus mempercepat pemulihan sektor perumahan pascabencana.

Upaya tersebut dilakukan melalui konsultasi dan asistensi langsung ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pessel, Zainal Arifin menjelaskan konsultasi tersebut difokuskan pada dua agenda utama, yakni percepatan pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta penguatan dukungan pemerintah pusat terhadap program perumahan di Pesisir Selatan.

Menurutnya, kedua agenda ini menjadi bagian penting dari strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Percepatan pendirian BUMD menjadi kebutuhan mendesak agar daerah memiliki instrumen ekonomi yang kuat, mandiri, dan berdaya saing. BUMD diharapkan mampu menjadi penggerak utama perekonomian daerah,” ujar Zainal Arifin ketika dihubungi, Senin (19/1/2026).

Ia menegaskan, BUMD yang akan dibentuk tidak boleh hanya sebatas pemenuhan regulasi, tetapi harus dirancang secara matang dari sisi regulasi, kelembagaan, hingga model bisnis. Dengan demikian, keberadaan BUMD benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah.

“Kami tidak ingin BUMD hanya sekadar ada di atas kertas. Pengelolaannya harus profesional, sehat, transparan, serta berorientasi pada peningkatan pendapatan asli daerah dan penciptaan peluang ekonomi baru,” katanya.

Dalam pertemuan di Kemendagri, rombongan Pemkab Pessel yang turut didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Pessel Dailipal serta Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Hadi Susilo, melakukan konsultasi dengan Direktur BUMD, BLUD, dan BMD.

Pembahasan menitikberatkan pada kesiapan regulasi, penguatan tata kelola, serta strategi bisnis agar BUMD Pesisir Selatan mampu beroperasi secara optimal.

Selain agenda BUMD, Pemkab Pessel juga melakukan asistensi ke Kementerian PKP dengan Direktur Jenderal Kawasan Permukiman, Ir Fitra Nur, M.Si.

Baca Juga :  Wawako Maigus Nasir Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas di Rakornas 2025 Kendari

Dalam pertemuan tersebut, Sekkab bersama rombongan menyampaikan sejumlah usulan strategis, mulai dari relokasi rumah masyarakat pascabencana, bantuan stimulan perumahan bagi warga terdampak, hingga dukungan perumahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Zainal Arifin menilai dukungan pemerintah pusat sangat penting, mengingat Pesisir Selatan merupakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Menurutnya, penyediaan hunian yang layak bukan hanya menyangkut kebutuhan fisik, tetapi juga berperan penting dalam pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh pihak, baik pemerintah pusat maupun para pemangku kepentingan terkait, untuk terus bersinergi. Harapan kami, program perumahan ini dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat terdampak bencana bisa kembali hidup dengan aman, layak, dan produktif,” tutupnya. (naurah)

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru