Perkuat Literasi Kependudukan, Pemko Padang Luncurkan Sekolah Siaga Kependudukan

Penulis -

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdako Padang Raju Minropa saat Peluncuran dan Sosialisasi SSK Tingkat Kota Padang 2026 di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Kamis (15/10/2026). (Foto: Pemko Padang)

Sekdako Padang Raju Minropa saat Peluncuran dan Sosialisasi SSK Tingkat Kota Padang 2026 di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Kamis (15/10/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang memperkuat edukasi kependudukan di lingkungan sekolah melalui peluncuran dan sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) 2026.

Program ini mendorong peserta didik memahami persoalan kependudukan sejak dini sekaligus mempersiapkan generasi muda yang lebih sadar akan masa depan.

Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk menyukseskan program tersebut.

Ia juga mendorong sekolah mengintegrasikan materi kependudukan ke dalam pembelajaran secara kreatif.

Peluncuran dan sosialisasi SSK berlangsung di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, DP3AP2KB, BKKBN Provinsi Sumatera Barat, serta Kementerian Agama Kota Padang.

Dorong Sinergi Pendidikan dan Kependudukan

Dalam kegiatan tersebut, Raju menekankan persoalan kependudukan tidak sebatas mengatur jumlah penduduk. Aspek lain juga mencakup kualitas sumber daya manusia, persebaran penduduk, struktur umur, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, hingga kesejahteraan keluarga.

Menurutnya, pemahaman terhadap berbagai aspek tersebut perlu tumbuh sejak usia sekolah. Karena itu, SSK menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab.

“Peluncuran Sekolah Siaga Kependudukan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pemahaman generasi muda sekaligus merajut sinergi yang solid antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat,” kata Raju.

Ia juga mengajak setiap sekolah menerapkan program tersebut melalui kegiatan nyata, bukan sekadar menjadikannya sebagai program tambahan.

“Mari kita wujudkan komitmen ini melalui aksi nyata di sekolah masing-masing, baik dengan mengintegrasikan materi kependudukan ke dalam mata pelajaran yang relevan maupun mengembangkan media edukasi yang kreatif,” ujarnya.

Materi SSK Disesuaikan dengan Jenjang Pendidikan

Sekolah Siaga Kependudukan mengintegrasikan materi kependudukan ke dalam mata pelajaran dan kegiatan sekolah. Guru dapat menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan usia, kebutuhan, serta karakteristik peserta didik.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Tinjau Pembangunan Huntara Bayang Utara, Dorong Percepatan Pemulihan Korban Bencana

Pada jenjang SD dan MI, pengenalan dimulai dari lingkungan terdekat. Materinya mencakup pemahaman tentang keluarga, penghargaan terhadap keberagaman, serta kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan.

Sementara itu, peserta didik SMP, MTs, dan jenjang pendidikan menengah akan mempelajari persoalan yang lebih luas. Materi tersebut meliputi pertumbuhan penduduk, kesehatan remaja, kedewasaan usia perkawinan, perencanaan masa depan, serta pencegahan perilaku berisiko.

Melalui pendekatan ini, sekolah diharapkan mampu menghubungkan pengetahuan kependudukan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memahami konsep, tetapi juga dapat menerapkannya dalam mengambil keputusan yang bertanggung jawab.

DP3AP2KB Padang Perkuat Literasi Kependudukan

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, Boby Firman, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap isu kependudukan melalui jalur pendidikan.

“Kegiatan launching dan sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan di Kota Padang tahun 2026 dilaksanakan sebagai bagian upaya meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan kepedulian terhadap isu-isu kependudukan melalui jalur pendidikan,” ujar Boby.

Ia menambahkan, sosialisasi tersebut juga memperkenalkan sekaligus memperkuat pelaksanaan SSK sebagai salah satu upaya meningkatkan literasi kependudukan di lingkungan satuan pendidikan.

Program ini mengacu pada kebijakan pembangunan kependudukan dan keluarga. Pelaksanaannya sekaligus memperkuat sinergi pemerintah daerah, BKKBN, dan satuan pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang memahami tantangan kependudukan.

Komitmen Sekolah Menentukan Keberhasilan Program

Keberhasilan Sekolah Siaga Kependudukan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama kepala sekolah, pendidik, dan pengawas sekolah. Mereka memiliki peran penting dalam memasukkan materi kependudukan ke dalam pembelajaran serta mengembangkan media edukasi yang menarik.

Melalui pelaksanaan SSK, Pemko Padang berharap sekolah menjadi ruang pembelajaran yang mampu meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap persoalan kependudukan dan keluarga.

Baca Juga :  DPRD Tanah Datar Sahkan 3 Perda: Pencegahan Narkotika, Grand Design Kependudukan dan Kabupaten Layak Anak

Kegiatan peluncuran dan sosialisasi ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Yasril, perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, serta kepala SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA se-Kota Padang. (*)

Berita Terkait

Koto Tangah Kembali Juara Umum MTQN ke-42 Padang, Ini Daftar Tuan Rumah Berikutnya
Sisir Rumah Kos hingga Batang Arau, Satpol PP Padang Amankan 18 Perempuan
MTQ Nasional ke-42 Kota Padang Ditutup, Koto Tangah Pertahankan Gelar Juara Umum
Pemko Padang Beri Bantuan Rp1,5 Juta per KK untuk Korban Kebakaran Limau Manis
Kemensos Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir Bandang Padang, Gus Ipul: Kebutuhan Dasar Prioritas
Kerugian Kebakaran di Limau Manis Capai Rp3 Miliar, Pemko Padang Salurkan Bantuan Rp1,5 Juta per KK
MTQ ke-42 Kota Padang Masuki Final, Enam Peserta Bersaing di Tahfizh 30 Juz dan Tafsir Arab
Evaluasi MTQN ke-42 Kota Padang, Pemko Siapkan Pola Pembinaan Al-Qur’an Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:04 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung 14 Oktober 2026, Aries hingga Capricorn Berpeluang Raih Kelimpahan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Ramalan Zodiak 13 Oktober 2026: Libra, Leo dan Gemini Berpeluang Dapat Kejutan Cinta

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:23 WIB

3 Zodiak Paling Beruntung 12 Oktober 2026, Taurus hingga Pisces Berpeluang Raih Hal Baik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Ramalan Zodiak Minggu 11 Oktober 2026: Aries, Gemini, Libra Bersiap Sambut Perubahan Positif

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:28 WIB

3 Zodiak Diprediksi Raih Kekayaan dan Kesuksesan Oktober 2026, Virgo hingga Capricorn

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:59 WIB

3 Zodiak Berpeluang Mendapat Rezeki Nomplok pada 10 Oktober 2026, Leo hingga Taurus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:14 WIB

3 Zodiak Memasuki Era Baru Percintaan Mulai 9 Oktober 2026, Cancer hingga Pisces

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:10 WIB

3 Zodiak Diprediksi Beruntung pada 8 Oktober 2026, Gemini hingga Pisces

Berita Terbaru