Baso, Javanusa—Bus angkutan Sarah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Bukittinggi–Payakumbuh, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (17/10/2026).
Bus tersebut kehilangan kendali dan masuk ke jurang di sekitar Jembatan Ujung Guguk, mengakibatkan seorang penumpang perempuan mengalami luka ringan.
Korban mengalami benturan di kepala dan memar. Petugas kemudian membawa korban ke Puskesmas Baso untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Bukittinggi, AKP M. Irsyad Fathur Rachman, membenarkan kecelakaan tersebut. Ia menyebut insiden terjadi sekitar pukul 15.45 WIB di Jorong Ujung Guguk, Nagari Padang Tarok.
“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal pada Sabtu sore. Bus angkutan Sarah hilang kendali dan masuk ke jurang di jembatan Ujung Guguk. Satu penumpang mengalami luka dan sudah dibawa ke Puskesmas Baso,” ujar Irsyad.
Bus Melaju dari Payakumbuh Menuju Bukittinggi
Berdasarkan laporan kepolisian, bus bernomor polisi BA 7060 CU itu dikemudikan pria berinisial ME. Kendaraan tersebut melaju dari arah Payakumbuh menuju Bukittinggi sebelum mengalami kecelakaan di kawasan Jembatan Ujung Guguk.
Saat tiba di lokasi, bus kehilangan kendali hingga masuk ke jurang. Polisi mencatat hanya bus tersebut yang terlibat dalam insiden ini.
Seorang Penumpang Mengalami Luka Ringan
Kecelakaan itu menyebabkan satu penumpang berinisial EL mengalami benturan di kepala dan memar. Polisi mengategorikan kondisi korban sebagai luka ringan.
Petugas membawa perempuan berusia 60 tahun tersebut ke Puskesmas Baso untuk memperoleh perawatan medis. Berdasarkan data kepolisian, EL merupakan warga kelahiran Payakumbuh yang berprofesi sebagai wiraswasta.
Sementara itu, pengemudi bus berinisial ME berusia 31 tahun dan bekerja sebagai sopir. Ia berasal dari Tarok, Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan.
Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan
Polisi memperkirakan kerugian materi akibat kecelakaan bus Sarah tersebut mencapai Rp15 juta. Hingga kini, petugas masih mendalami penyebab kendaraan kehilangan kendali dan masuk ke jurang.
Personel Satuan Lalu Lintas Polresta Bukittinggi telah mendatangi lokasi untuk menangani kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi belum menyampaikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap faktor yang memicu insiden di jalur Bukittinggi–Payakumbuh itu. (*)






