Alumni DBL Viknes Waren Tampil di Fashion Show Jacquemus Prancis, Bukti Student Athlete Mampu Tembus Industri Mode Dunia

Penulis -

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alumni DBL Viknes Waren tampil di Fashion Show Jacquemus Prancis. (Foto: DBL)

Alumni DBL Viknes Waren tampil di Fashion Show Jacquemus Prancis. (Foto: DBL)

Jakarta, Javanusa—Nama alumni DBL Indonesia, Viknes Waren Mahaputra, kembali mencuri perhatian setelah tampil dalam peragaan busana terbaru milik rumah mode asal Prancis, Jacquemus.

Kehadirannya di panggung fashion internasional menjadi bukti bahwa lulusan kompetisi basket pelajar tak hanya mampu bersinar di lapangan, tetapi juga sukses meniti karier profesional di industri kreatif dunia.

Alumni DBL Bersinar di Runway Jacquemus

Viknes berjalan dalam fashion show bertajuk “Le Bonheur” yang digelar di kawasan mercusuar Phare de la Pietra, Corsica, Prancis, pada Senin (29/6).

Penampilannya langsung menarik perhatian publik sekaligus menambah daftar pencapaiannya sebagai model Indonesia yang menembus panggung mode internasional.

Sebelum dikenal sebagai model profesional, Viknes merupakan student-athlete berprestasi asal Yogyakarta.

Alumni SMA Budi Mulia 2 Yogyakarta tersebut memperkuat tim sekolahnya pada ajang Honda DBL DI Yogyakarta musim 2017 dan 2018.

Pernah Raih MVP Honda DBL

Karier basket Viknes berkembang pesat pada musim 2018. Ia sukses membawa timnya bersaing di kompetisi sekaligus meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP).

Prestasi itu membuka kesempatan baginya mengikuti DBL Camp di Surabaya, program pelatihan yang mempertemukan para pemain terbaik dari berbagai kota di Indonesia.

Meski memiliki peluang melanjutkan karier di dunia basket, Viknes memilih mengambil jalur berbeda dengan melanjutkan pendidikan ke Prancis.

“Sempat ragu juga kalau gak bisa lanjut basket. Waktu itu aku cuman pengen buat coba kuliah di luar negeri. Sambil tetap basket siapa tahu bisa main buat tim-tim di Eropa juga kan,” ujar Viknes saat diwawancarai DBL Indonesia.

Dari Lapangan Basket Menuju Industri Fashion

Keputusan kuliah di luar negeri menjadi awal perjalanan baru bagi Viknes. Postur tubuh yang tinggi dipadukan dengan ketertarikannya pada dunia mode membuka peluang untuk berkarier sebagai model profesional.

Baca Juga :  Dua Kali Kalah Beruntun, Semen Padang FC Siap Bangkit Lawan PSMS Medan

Perjalanan itu terus berkembang. Sebelum dipercaya tampil bersama Jacquemus, Viknes lebih dahulu berjalan di Milan Men’s Fashion Week untuk sejumlah label ternama seperti Neil Barrett, JordanLuca, dan Zegna.

Kini, kehadirannya dalam presentasi koleksi terbaru Jacquemus semakin mengukuhkan posisinya di industri fashion internasional.

DBL Bangun Karakter Student Athlete

DBL Indonesia menilai perjalanan Viknes mencerminkan bahwa pengalaman sebagai student-athlete dapat menjadi bekal berharga dalam berbagai bidang profesi.

Sejak awal, DBL tidak hanya menjadi ajang kompetisi basket antarpelajar. Kompetisi tersebut juga membangun karakter melalui nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, profesionalisme, dan semangat bekerja keras yang dapat diterapkan di berbagai bidang kehidupan.

Karena itu, banyak alumni DBL yang memilih jalan karier berbeda setelah lulus. Sebagian menjadi atlet profesional. Sementara lainnya berkembang sebagai dokter, pengusaha, akademisi, kreator, hingga profesional di industri kreatif.

Basket Tetap Menjadi Fondasi

Bagi Viknes, basket tetap memiliki peran besar dalam perjalanan hidupnya. Dalam wawancara sebelumnya bersama DBL Indonesia, ia mengaku olahraga tersebut mengajarkan disiplin, kerja sama tim, dan rasa percaya diri.

Nilai-nilai itu kemudian membantunya beradaptasi saat memasuki industri fashion yang memiliki tingkat persaingan tinggi.

Perjalanan Viknes menunjukkan bahwa kesuksesan seorang alumni DBL tidak selalu berakhir di dunia olahraga. Berawal dari lapangan basket, ia berhasil membuka jalan menuju salah satu panggung fashion paling bergengsi di dunia melalui konsistensi, keberanian, dan kemampuan beradaptasi. (*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru