Amping Parak Kembangkan Desa Wisata Berbasis Budaya Lewat Pentas Seni

Penulis -

Sabtu, 12 Juli 2025 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disparpora Kabupaten Pesisir Selatan, Suhendri. (Foto: Pemkab Pessel)

Kepala Disparpora Kabupaten Pesisir Selatan, Suhendri. (Foto: Pemkab Pessel)

Pessel, Javanusa—Desa Wisata Amping Parak, Kecamatan Sutera, terus memperkuat identitas budayanya melalui pembangunan panggung seni permanen yang dibiayai dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025.

Fasilitas ini dijadwalkan akan diresmikan oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, pada Minggu (13/7/2025).

Pembangunan ini bukan hanya simbol kemajuan desa. Tetapi juga akan menandai penetapan Hari Festival Desa Wisata Amping Parak yang masuk dalam kalender resmi pariwisata nagari setempat.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pessel, Suhendri, menyebutkan Amping Parak menjadi desa pertama di daerah tersebut yang membangun panggung seni berbasis pendanaan lokal.

“Pentas seni ini merupakan langkah strategis dalam pengembangan pariwisata nagari. Kami mendorong desa lain meniru upaya ini melalui pemanfaatan Dana Desa,” katanya.

Menurutnya, sarana ini dapat difungsikan untuk beragam kegiatan budaya dan ekonomi kreatif yang menunjang kunjungan wisata.

Sarana Budaya yang Menghidupkan Ekonomi Lokal

Plt Wali Nagari Amping Parak, Iwal menjelaskan pembangunan tersebut dirancang untuk mendukung status desa wisata yang melekat pada Amping Parak.

“Fungsi utamanya adalah sebagai ruang pelestarian budaya, tempat ekspresi seni, serta sarana promosi potensi lokal kepada wisatawan,” ungkapnya.

Pentas ini menampilkan kesenian tradisional seperti tari, musik, drama, hingga pameran kerajinan tangan khas masyarakat setempat.

“Lewat panggung ini, masyarakat memiliki ruang berkreasi sekaligus memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda dan pengunjung,” tambahnya.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Desa

Peresmian fasilitas seni ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat pariwisata berbasis masyarakat.

Selain melestarikan budaya, keberadaan panggung seni juga diyakini mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan perekonomian warga (*/red)

Baca Juga :  Tekan Inflasi, Pemko Padang Panjang Gandeng KWT dalam Operasi Pasar

Berita Terkait

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru