Tanah Datar, Javanusa—Bupati Tanah Datar Eka Putra memimpin apel ASN 2026 pada hari pertama masuk kerja tahun ini. Apel pagi gabungan tersebut diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tanah Datar.
Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Bupati Tanah Datar, Pagaruyung, Jumat (2/1/2026). Apel ini menjadi momentum konsolidasi awal pemerintahan daerah di tahun 2026.
Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan apel gabungan ini untuk menyampaikan arah kebijakan dan memperkuat sinergi antarpiranti daerah. Ia menegaskan pentingnya menyamakan persepsi dalam menjalankan program pemerintahan.
“Apel pagi ini kita laksanakan untuk menyusun kekuatan dan menyamakan langkah dalam melaksanakan program dan kegiatan ke depan,” ujar Eka Putra.
Menurutnya, koordinasi yang solid menjadi kunci keberhasilan roda pemerintahan, terutama di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Dalam arahannya, Eka Putra menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN, termasuk pegawai yang memasuki masa purna tugas sepanjang 2025. Ia menilai dedikasi para ASN telah membawa banyak capaian positif bagi daerah.
“Tanpa kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja tuntas seluruh pegawai, berbagai prestasi tidak akan bisa diraih,” kata Eka Putra.
Ia menambahkan, capaian prestasi Tanah Datar merupakan hasil kerja kolektif, bukan individu atau satu perangkat daerah saja.
Peran ASN Saat Bencana Banjir Bandang
Bupati juga mengapresiasi keterlibatan ASN dan non-ASN dalam penanganan masa tanggap darurat banjir bandang di Tanah Datar. Ia menyebut seluruh elemen bergerak bersama membantu masyarakat terdampak.
“Kita turun langsung ke lapangan, ada yang bertugas di posko, menyalurkan bantuan, hingga bergotong royong membersihkan lokasi,” ucapnya.
Eka Putra berharap kepedulian tersebut menjadi amal ibadah dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat Minangkabau.
Lebih lanjut, Bupati Tanah Datar pimpin apel ASN 2026 juga menekankan pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan. Ia meminta ASN menjaga etika, komunikasi, serta nama baik pribadi dan daerah.
Eka Putra mendorong perangkat daerah untuk berinovasi dan tidak terpaku pada anggaran semata. Namun, inovasi tetap harus berjalan sesuai ketentuan hukum.
“Tidak ada perangkat daerah yang bisa berjalan sendiri. Tingkatkan sinergi dan lepaskan ego sektoral,” tegasnya.
Ia menutup arahan dengan mengajak seluruh ASN bersama-sama mewujudkan Tanah Datar madani berlandaskan adat basandi syara’, syara’ basandi Kitabullah. (*/red)






