Bahaya Anak Sering Menggunakan Makeup, Bisa Picu Alergi hingga Jerawat yang Berisiko

Penulis -

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anak memakai make up. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi anak memakai make up. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Penggunaan makeup pada anak mungkin terlihat menggemaskan, tetapi kebiasaan ini ternyata menyimpan sejumlah risiko bagi kesehatan kulit.

Kulit anak yang masih tipis dan sensitif lebih rentan mengalami iritasi, alergi, hingga jerawat apabila terlalu sering terpapar produk kosmetik.

Kulit anak memiliki lapisan pelindung yang belum sekuat kulit orang dewasa. Akibatnya, paparan berbagai bahan kimia dalam kosmetik berpotensi memicu gangguan pada kulit jika digunakan terlalu sering.

Salah satu masalah yang paling sering muncul adalah reaksi alergi. Kandungan pewangi dalam makeup dapat menyebabkan kulit terasa gatal, panas, kemerahan, hingga bengkak.

Rasa gatal biasanya membuat anak terus menggaruk area yang mengalami iritasi. Jika kondisi ini berlanjut, kulit dapat terluka dan meningkatkan risiko infeksi bakteri yang ditandai dengan munculnya nanah.

Selain alergi, makeup juga dapat menyumbat pori-pori, terutama apabila sisa kosmetik tidak dibersihkan secara menyeluruh setelah digunakan. Kondisi tersebut memicu peradangan kulit yang berujung pada timbulnya jerawat.

Jerawat yang muncul dalam jumlah banyak juga dapat memengaruhi kepercayaan diri anak. Dampaknya bukan hanya pada penampilan, tetapi juga dapat memengaruhi interaksi sosial hingga aktivitas belajar di sekolah.

Jerawat di Area Wajah Ini Bisa Berbahaya

Anak-anak umumnya sulit menahan kebiasaan menyentuh atau memencet jerawat. Kebiasaan tersebut menjadi lebih berisiko apabila jerawat muncul di area atas bibir dan hidung atau dikenal sebagai segitiga wajah.

Wilayah ini memiliki hubungan erat dengan pembuluh darah dan saraf yang terhubung ke otak. Bila jerawat di area tersebut mengalami infeksi akibat sering dipencet atau digaruk, bakteri berpotensi menyebar lebih cepat.

Dalam kondisi tertentu, infeksi dapat memicu komplikasi serius, mulai dari selulitis, kelumpuhan otot wajah, hingga penyumbatan pembuluh darah di otak yang dapat mengancam keselamatan.

Baca Juga :  Stefano Cugurra Resmi Jadi Pelatih Semen Padang FC, Bawa Rekam Jejak 3 Gelar Liga 1
Tips Aman Menggunakan Makeup untuk Anak

Anak sebenarnya tetap boleh menggunakan makeup apabila diperlukan, misalnya saat mengikuti kegiatan menari, pertunjukan, atau modelling. Namun, orang tua perlu memastikan produk yang digunakan sesuai dengan usia anak.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kulit antara lain:

    • Pilih makeup yang memang diformulasikan khusus untuk anak atau remaja.
    • Gunakan produk berbahan dasar alami agar lebih ramah bagi kulit sensitif.
    • Pastikan kosmetik telah memiliki izin edar dari BPOM.
    • Hindari makeup berbahan dasar minyak karena lebih mudah memicu jerawat.
    • Ganti kuas, spons, dan perlengkapan makeup setiap 6–12 bulan untuk mengurangi kontaminasi bakteri.
    • Bersihkan seluruh sisa makeup dan cuci wajah hingga benar-benar bersih setelah selesai digunakan.
Orang Tua Perlu Memberikan Edukasi Sejak Dini

Selain memilih produk yang tepat, orang tua juga perlu memberikan pemahaman kepada anak mengenai fungsi makeup. Kosmetik sebaiknya dipandang sebagai pelengkap penampilan, bukan sebagai alat untuk mengubah atau menentukan kecantikan seseorang.

Apabila anak mengalami ruam, gatal, bengkak, atau jerawat setelah menggunakan makeup, segera hentikan pemakaiannya dan konsultasikan ke dokter. Pemeriksaan akan membantu mengetahui bahan yang memicu reaksi sehingga penggunaan produk serupa dapat dihindari pada masa mendatang. (*)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru