Bawaslu Rapat Penanganan Pelanggaran Logistik Pemilu 2024

Penulis -

Minggu, 4 Februari 2024 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bawaslu Padang Panjang menggelar Rapat Penanganan Pelanggaran Logistik Pemilu 2024. (Diskominfo Padang Panjang)

Bawaslu Padang Panjang menggelar Rapat Penanganan Pelanggaran Logistik Pemilu 2024. (Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, Javanusa—Memasuki tahapan krusial Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Padang Panjang menggelar Rapat Penanganan Pelanggaran Logistik Pemilu 2024 di Hotel Triple Tree, Kota Bukittinggi, Sabtu-Minggu (3-4/2/2024).

Kegiatan ini diikuti oleh Pokja Pengawasan Bawaslu, KPU, unsur Gakkumdu, camat Padang Panjang Barat (PPB) dan Padang Panjang Timur (PPT) serta Panwascam PPB dan PPT.

Hadir pula narasumber ahli, Elly Yanti, mantan ketua Bawaslu Sumbar dan advokat senior, serta Samaratul Fuad, advokat senior dan Ketua Majelis Anggota Wilayah Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia Sumbar.

Ketua Bawaslu Padang Panjang, Hidayatul Fajri dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas para pengawas pemilu dalam menghadapi potensi pelanggaran logistik.

Baca Juga: Khatam Al Quran Ganting Semarak, 16 Santri Hafal 1 Juz

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pengawas pemilu pada setiap tingkatan dan kelompoknya kerjanya.

“Sehingga bisa tercapai pelaksanaan peran pengawasan yang kompeten dan sinergis demi terwujudnya pemilu yang bersih, adil dan damai,” terangnya.

Elly Yanti memaparkan mekanisme penanganan pelanggaran pemilu berserta tahapannya, menekankan pentingnya pemahaman yang jelas bagi para pengawas.

Penting bagi setiap unsur pengawasan pemilu untuk memahami dengan jelas jenis-jenis pelanggaran, mekanisme dan tahapan penanganannya.

“Jangan sampai justru menjadi kesalahan atau pelanggaran terhadap tata cara atau prosedur penanganan pelanggaran itu sendiri,” tegasnya.

Samaratul Fuad, di sisi lain, mengupas detail tentang logistik pemilu dan beragam pola pelanggaran yang dapat terjadi.

“Begitu banyaknya detail terkait logistik pemilu dan begitu banyak pula pola pelanggarannya. Kita akui masih banyak terdapat kekosongan hukum yang dapat menjadi celah bagi pelanggaran,” ujarnya.

Untuk itu, kesamaan persepsi dan komunikasi yang baik dan intens sesama unsur pengawasan pemilu menjadi penting. Agar pemilu jujur, adil, aman dan damai itu bisa terwujud.

Baca Juga :  Pemuda Nagari Taluak Gelar Pacu Biduak untuk Sambut Perantau

Rapat berlangsung interaktif dengan diskusi dan contoh-contoh kasus pelanggaran yang terjadi di lapangan. Semoga dapat membekali para pengawas pemilu dalam menghadapi potensi pelanggaran logistik di Pemilu 2024. (*/jn01)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:55 WIB

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru