Pessel, Javanusa—Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) terus memperkuat keterbukaan informasi publik.
Kali ini, Bawaslu menyasar kalangan pelajar lewat sosialisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang digelar di MAN 2 Pesisir Selatan.
Kegiatan yang digelar Rabu (6/8/2025) itu bertujuan mengenalkan tata cara dan mekanisme permintaan informasi publik kepada siswa, khususnya yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kelembagaan Bawaslu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukatif Bawaslu yang rutin menyambangi sekolah-sekolah.
Kepala Sekretariat Bawaslu Pessel, Rinaldi, selaku atasan PPID di lembaga itu menjelaskan layanan informasi melalui PPID terbuka untuk semua kalangan, termasuk pelajar.
“Kami ingin publik, termasuk siswa, tahu bagaimana cara mengakses informasi di Bawaslu dengan mudah dan benar,” ujarnya, Kamis (7/8/2025).
Melalui sosialisasi itu siswa juga diperlihatkan video simulasi proses permintaan informasi oleh masyarakat kepada PPID. Selain itu, narasumber juga menyampaikan materi seputar jenis-jenis informasi yang tersedia serta prosedur resmi untuk mengaksesnya.
Menurut Rinaldi, pelibatan sekolah dalam sosialisasi ini adalah wujud nyata komitmen Bawaslu Pessel dalam meningkatkan literasi informasi publik di kalangan generasi muda.
Ia menyebut, keterbukaan informasi bukan hanya untuk kalangan dewasa, tapi juga penting ditanamkan sejak dini.
“Respon siswa sangat baik. Mereka aktif bertanya dan menunjukkan ketertarikan pada materi. Ini menandakan bahwa mereka mulai sadar akan haknya sebagai warga negara dalam memperoleh informasi,” jelasnya.
Kegiatan ini juga sekaligus menjadi bagian dari inovasi Bawaslu Pessel dalam mendekatkan lembaga ke masyarakat.
Tak hanya soal pengawasan pemilu, tetapi juga dalam hal pengelolaan dokumentasi dan pelayanan informasi yang transparan.
Rinaldi menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan ke sekolah-sekolah lain di Pessel. Beriringan dengan program rutin Bawaslu yakni Kelas Pemilu yang menyasar pelajar sebagai sasaran utama edukasi demokrasi.
MAN 2 Pesisir Selatan menyambut baik kegiatan ini. Guru dan siswa berharap sosialisasi seperti ini bisa dilakukan secara berkala agar pemahaman tentang hak atas informasi publik bisa menyebar lebih luas di lingkungan pendidikan.
Dengan adanya sosialisasi ini, Bawaslu Pessel berharap generasi muda bisa lebih peduli, melek informasi, serta memahami peran penting lembaga pengawas pemilu dalam menjaga demokrasi yang bersih dan terbuka. (sus)






