Bersiap Sambut Ribuan Wisatawan HJK ke-357, PKL Pantai Padang Diminta Tertibkan Lapak dan Jaga Harga

Penulis -

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegawai Dispar Padang membagikan surat pemberitahuan sekaligus imbauan kepada pedagang di kawasan Pantai Padang. (Foto: Dispar Padang)

Pegawai Dispar Padang membagikan surat pemberitahuan sekaligus imbauan kepada pedagang di kawasan Pantai Padang. (Foto: Dispar Padang)

Padang, Javanusa—Kota Padang bersiap menyambut kemeriahan perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang pusat pelaksanaannya difokuskan di Kawasan Daya Tarik Wisata Pantai Padang.

Berbagai agenda seperti festival, pertunjukan seni budaya, pameran UMKM, olahraga, hingga panggung hiburan rakyat diproyeksikan akan menarik ribuan wisatawan ke destinasi unggulan tersebut.

Rangkaian perayaan bergengsi ini akan berlangsung dengan jadwal yang cukup padat di area Pantai Cimpago. Kemeriahan akan diawali dengan pesona cahaya dari Festival Telong-Telong pada 6 Agustus 2026, mulai pukul 19.00 hingga 24.00 WIB.

Memasuki akhir pekan pada 8 Agustus 2026, masyarakat dan wisatawan dapat mengikuti kegiatan Gowes Siti Nurbaya sejak pukul 06.00 WIB, yang disusul dengan kemegahan Padang Harmoni Festival (Day 1) pada sore harinya mulai pukul 16.00 hingga 22.30 WIB.

Seluruh rangkaian acara di kawasan ini kemudian akan ditutup dengan ajang lari BOM RUN pada tanggal 9 Agustus 2026.

Menyikapi potensi lonjakan jumlah kunjungan pelancong, Dinas Pariwisata Kota Padang mengambil langkah proaktif melalui pembagian surat pemberitahuan sekaligus imbauan kepada para pelaku usaha pariwisata, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di Lapau Panjang Cimpago dan area samping panggung Purus.

“Sehubungan dengan potensi lonjakan kunjungan wisatawan selama rangkaian kegiatan HJK ke-357 berlangsung, kami memohon kerja sama dan partisipasi aktif dari seluruh pelaku usaha pariwisata di kawasan Pantai Padang,” ujar Zahirwan, Kepala Bidang Destinasi dan Daya Tarik Pariwisata, Dinas Pariwisata Kota Padang, Jumat (24/7/2026).

“Kami mengimbau para pedagang untuk memastikan ketersediaan tempat sampah di lapak masing-masing, menata gerobak dan meja agar tidak mengganggu jalur pejalan kaki maupun area evakuasi, serta senantiasa mematuhi jam operasional yang telah disepakati,” tambahnya saat menjelaskan poin-poin imbauan instansi.

Baca Juga :  Bali Dinobatkan Pulau Terbaik di Asia dan Masuk 10 Besar Dunia

Dalam arahan tersebut, para pelaku usaha juga ditekankan untuk selalu memberikan pelayanan yang ramah, menjamin higienitas makanan dan minuman, serta mempertahankan kewajaran harga jual. Hal ini dinilai sangat krusial sebagai wujud dukungan nyata para pelaku UMKM dalam menjaga citra positif pariwisata Kota Padang.

Tidak hanya berfokus pada penataan estetika lapak pedagang, kelayakan dan kebersihan fasilitas umum turut menjadi prioritas utama.

Sebelumnya, jajaran pimpinan dari dinas terkait telah turun langsung ke lapangan untuk meninjau kelayakan fasilitas sanitasi umum di sepanjang kawasan pantai.

Melalui surat edaran terpisah, pihak pengelola toilet di Kawasan Daya Tarik Wisata Pantai Padang telah diinstruksikan untuk membersihkan lantai dan kloset secara berkala agar terbebas dari lumut maupun genangan air.

Mereka juga diingatkan untuk memastikan pompa air berfungsi optimal, kelancaran aliran keran, serta segera memperbaiki segala bentuk kerusakan sarana seperti engsel pintu yang macet.

“Kenyamanan setiap pengunjung adalah prioritas kami. Oleh karena itu, para pengelola toilet di kawasan tersebut juga telah kami bantu dengan beberapa kaleng cat beserta perlengkapan pengerjaannya. Kami menaruh harapan besar bahwa melalui kolaborasi lintas elemen ini, wajah pariwisata Pantai Padang akan tampil semakin bersih, tertib, dan siap memukau setiap pasang mata wisatawan selama festival HJK berlangsung,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Mahyeldi Bidik Pasar Wisata Baru Sumbar Lewat AITTA Travel Mart 2026
Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta Kembali Beroperasi, Kemenpar Bidik 1 Juta Wisatawan Tiongkok
Jaga Daya Tarik Wisata Batu Malin Kundang, Pemko Padang Bersihkan Pantai Air Manis
Kemenpar Promosikan Wisata Wellness dan Kuliner Yogyakarta ke Agen Perjalanan Singapura
MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
Pariwisata Indonesia Tumbuh hingga Agustus 2026, Kunjungan Wisman Tembus 10,58 Juta
Indonesia Jadi Kantor Pusat Sekretariat Regional ASEAN MRA-TP, Apa Manfaatnya bagi SDM Pariwisata?
WIG 2026 Digelar di Solo dan Yogyakarta, Gastronomi Indonesia Dibawa ke Panggung Global

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru