BGN Perketat Pengawasan Limbah dan Sisa Pangan Program MBG, Libatkan Kementerian dan Daerah

Penulis -

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan terhadap sisa pangan, pengelolaan sampah, serta air limbah domestik dalam Program MBG. (Foto: BGN)

Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan terhadap sisa pangan, pengelolaan sampah, serta air limbah domestik dalam Program MBG. (Foto: BGN)

Jakarta, Javanusa—Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pembinaan dan pengawasan terhadap sisa pangan, pengelolaan sampah, serta air limbah domestik dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar, baik dari aspek pemenuhan gizi maupun pengelolaan lingkungan.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebut pengawasan tidak hanya difokuskan pada distribusi makanan, tetapi juga mencakup pengelolaan sisa pangan dan limbah di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Pengawasan ini penting agar seluruh SPPG tidak hanya fokus pada distribusi makanan, tetapi juga memastikan sisa pangan dan limbah dikelola dengan baik,” ujar Dadan di Jakarta, Kamis (19/3).

Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan BGN Nomor 1 Tahun 2026 tentang Sisa Pangan, Sampah, dan Air Limbah Domestik Program MBG. Melalui regulasi ini, BGN memiliki peran langsung dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap seluruh SPPG di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, pengawasan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan kementerian yang menangani urusan lingkungan hidup, lembaga pemerintah di bidang pangan, serta pemerintah daerah.

BGN menerapkan sejumlah mekanisme pengawasan, antara lain pemantauan dan evaluasi berkala serta pemberian bimbingan teknis kepada pelaksana di lapangan.

Menurut Dadan, bimbingan teknis diperlukan untuk meningkatkan kapasitas pengelola SPPG dalam menerapkan standar pengelolaan sisa pangan dan limbah.

BGN menargetkan penguatan pengawasan ini dapat mendorong pelaksanaan Program MBG yang lebih tertib, higienis, serta meminimalkan pemborosan pangan dan dampak lingkungan. (*/red)

Baca Juga :  Perkuat Pasokan Pangan MBG, Pemko Padang Gandeng Unand Petakan Potensi Lokal

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB