BGN Terapkan Zero Tolerance Keracunan MBG, SPPG Langsung Disuspend dan Kepala Dicopot

Penulis -

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Jakarta, Javanusa—Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah status kasus keracunan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi kejadian fatal.

Kebijakan baru itu diikuti penerapan prinsip zero tolerance, termasuk penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga menjadi sumber insiden.

Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, mengambil keputusan tersebut setelah mengunjungi langsung penerima manfaat yang terdampak insiden di Semarang.

Langkah itu sekaligus menjadi dasar untuk memperketat pengawasan dan memperkuat penegakan disiplin di seluruh SPPG.

Menurut Sudaryono, setiap kejadian yang mengancam keselamatan penerima manfaat harus diperlakukan sebagai persoalan serius karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

“Sesuai dengan rapat tadi kami putuskan bahwa keracunan menjadi kejadian fatal. Ini menyangkut nyawa seseorang, kondisi kesehatan seseorang. Kami berharap ini menjadi kasus yang pertama dan terakhir semenjak saya menjadi Kepala Badan,” tegas Mas Dar.

SPPG Langsung Disuspend Saat Terjadi Kasus Keracunan

Sebagai tindak lanjut, BGN menetapkan prosedur yang lebih ketat dalam menangani setiap dugaan insiden keamanan pangan.

SPPG yang diduga menjadi sumber keracunan akan langsung dihentikan sementara operasionalnya hingga proses investigasi selesai.

Pemeriksaan mencakup hasil uji laboratorium, penerapan standar higiene dan sanitasi, kepatuhan terhadap prosedur operasional, serta evaluasi terhadap personel yang bertanggung jawab mengelola dapur.

Sudaryono juga memastikan penanggung jawab operasional tidak akan luput dari evaluasi. Kepala SPPG yang terbukti lalai akan dikenai sanksi tegas sesuai hasil penyelidikan.

“Setiap ada kasus keracunan, dapur atau SPPG langsung kami suspend. Kepala SPPG kami copot, kemudian kami investigasi apakah terjadi kelalaian atau ada unsur lain. Hasil investigasi itu menjadi dasar untuk menentukan langkah berikutnya,” ujar Mas Dar.

Baca Juga :  Kabar Duka, Politisi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia
Bangun Budaya Keamanan Pangan dalam Program MBG

Sudaryono menegaskan kebijakan tersebut bukan sekadar memberikan sanksi. BGN ingin membangun budaya kerja yang mengutamakan keamanan pangan, kedisiplinan, dan keselamatan seluruh penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.

Ia menekankan prinsip zero tolerance menjadi komitmen yang harus dijalankan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program.

“Zero tolerance terhadap kasus keracunan. Ini menyangkut nyawa, kondisi kesehatan, dan keamanan anak-anak kita, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita,” lanjut Mas Dar.

Ke depan, BGN menyatakan akan terus memperkuat standar keamanan pangan dalam Program MBG. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas layanan sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh penerima manfaat di berbagai daerah di Indonesia. (*)

Berita Terkait

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB