BGN Tutup Sementara 62 SPPG Selama Ramadan, Menu Tak Sesuai Standar

Penulis -

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN, Dadan Hindayana. (Foto: BGN)

Kepala BGN, Dadan Hindayana. (Foto: BGN)

Jakarta, Javanusa—Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara 62 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama Ramadan setelah ditemukan ketidaksesuaian dalam penyajian menu kepada penerima manfaat.

Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan penutupan dilakukan karena menu yang disajikan tidak memenuhi standar kualitas dan kelayakan yang telah ditetapkan.

“Total ada 62 SPPG yang kami hentikan sementara operasionalnya karena tidak sesuai dalam penyajian menu,” kata Dadan di Jakarta, Selasa (17/3).

Ia menegaskan, jumlah tersebut hanya sebagian kecil dari total SPPG yang beroperasi secara nasional. Mayoritas unit layanan, menurutnya, masih menjalankan program sesuai ketentuan.

Sanksi Bertahap hingga Penutupan

BGN menerapkan mekanisme sanksi bertahap terhadap pelanggaran. Proses dimulai dari peringatan, dilanjutkan dengan penutupan sementara jika tidak ada perbaikan.

Mitra pengelola SPPG yang terkena sanksi tetap diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan sesuai standar yang ditetapkan.

“Jika pelanggaran terus berulang, tidak menutup kemungkinan dilakukan penutupan permanen,” ujar Dadan.

Selain ketidaksesuaian menu, penutupan sementara juga berlaku bagi SPPG yang belum memenuhi persyaratan administratif dan teknis, termasuk kelengkapan fasilitas pendukung layanan.

BGN menyatakan fokus utama saat ini adalah pembinaan dan peningkatan kualitas layanan di seluruh SPPG.

Namun, apabila ditemukan pelanggaran yang memiliki unsur hukum, proses lanjutan tetap dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Buka Kanal Pengaduan 24 Jam

Untuk memperkuat pengawasan, BGN membuka layanan pengaduan masyarakat selama 24 jam melalui berbagai kanal komunikasi.

Setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai prosedur.

BGN menyatakan langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan gizi kepada masyarakat berjalan sesuai standar yang ditetapkan. (*/red)

Baca Juga :  Ketukan Sahur Gubernur Sumbar Antar Bantuan RTLH untuk Keluarga Pra-Sejahtera di Payakumbuh

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru