BGN Ungkap 80–90 Persen Kasus Gangguan Kesehatan MBG Berkaitan dengan Pelanggaran SOP

Penulis -

Jumat, 4 September 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN Sudaryono saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI, Kamis (3/9). (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Kepala BGN Sudaryono saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI, Kamis (3/9). (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Jakarta, Javanusa—Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap sebagian besar kasus gangguan kesehatan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berkaitan dengan ketidakpatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP).

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, hasil evaluasi internal menunjukkan sekitar 80–90 persen kasus tersebut berkaitan dengan pelanggaran SOP dalam pengelolaan makanan.

“Dari kasus keracunan yang ada itu kalau kita breakdown itu 80–90 persen itu karena tidak taat SOP,” ujar Sudaryono menyampaikan temuan tersebut setelah mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI, Kamis (3/9).

Menurut Sudaryono, persoalan kepatuhan muncul dalam beberapa tahapan pengelolaan makanan. Proses tersebut mencakup penerimaan bahan, penyimpanan, pengendalian suhu, hingga batas waktu konsumsi.

“Tidak taat SOP penyimpanan, tidak taat SOP pada saat dia penerimaan barang, tidak taat SOP terkait suhu dan waktu, konsumsi, waktu konsumsi, batas konsumsi waktu, dan seterusnya. Itu mayoritas itu,” jelasnya.

Pengawasan SPPG Diperkuat

Menindaklanjuti temuan tersebut, BGN melakukan pembenahan pada tata kelola operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Salah satunya melalui pengaturan jam kerja kepala dapur dan pengawas.

Pengaturan itu bertujuan memastikan pengawasan berlangsung sejak dini hari hingga sore. Dengan demikian, setiap tahapan pengelolaan makanan dapat dipantau lebih optimal.

Sudaryono mengatakan langkah tersebut sempat memberikan hasil positif selama beberapa pekan. Namun, laporan gangguan kesehatan yang kembali muncul di sejumlah daerah menjadi tantangan bagi BGN.

“Ini tentu saja kami sangat terpukul sebetulnya, tapi ini, dan kami tidak boleh menyerah. Insyaallah ini kami kita perbaiki semua tata kelolanya, aturannya, flow penataan keuangannya, dan lain sebagainya,” ujar Mas Dar.

Tata Kelola MBG Terus Dibenahi

BGN kini menyiapkan pembenahan secara menyeluruh untuk memperkuat pelaksanaan MBG. Perbaikan mencakup tata kelola, sistem kerja, regulasi, teknologi informasi, pelaporan, hingga mekanisme pengawasan.

Baca Juga :  Antusiasme Pelajar Warnai Pembukaan Gebyar Ramadan 1446 H di Masjid Raya Ganting

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya BGN memastikan setiap SPPG menjalankan prosedur pengelolaan makanan sesuai ketentuan.

Kepatuhan terhadap SOP juga menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan pangan bagi penerima manfaat. BGN menargetkan pelaksanaan MBG dapat berjalan luas tanpa mengabaikan standar keamanan dan kualitas makanan. (*)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB