BGN Wajibkan Dapur MBG Kantongi SLHS, SPPG Tanpa Sertifikat Higiene Sanitasi Terancam Ditutup Permanen

Penulis -

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN, Sudaryono bersama Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kemenkes, Rabu (5/8). (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Kepala BGN, Sudaryono bersama Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kemenkes, Rabu (5/8). (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Jakarta, Javanusa—Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan terhadap dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini wajib mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). BGN menegaskan dapur yang tidak memenuhi syarat tersebut akan ditutup permanen.

Kebijakan itu disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono atau Mas Dar, setelah mengikuti diskusi bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, jajaran Kementerian Kesehatan, dan para pakar di Kantor Kementerian Kesehatan, Rabu (5/8).

Mas Dar menegaskan SLHS bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan syarat mutlak yang harus dipenuhi setiap SPPG penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis.

“Ini SLHS bukan kok kemudian syarat administrasi, bukan! ini syarat mutlak. Ini antara nol sama satu. Jadi kalau misalnya SLHS-nya nggak memenuhi persyaratan, itu nol. Dikali nol, semua dikali nol jadi nol gitu ya,” tegas Mas Dar.

SPPG Diberi Waktu Mengurus SLHS hingga 10 Agustus

Meski memperketat aturan, BGN masih memberikan kesempatan kepada sejumlah dapur MBG yang telah beroperasi tetapi belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi.

Menurut Mas Dar, pengelola SPPG wajib menyelesaikan proses pengurusan SLHS sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan.

“Memang ada beberapa dapur yang belum, sudah beroperasi tapi belum ada SLHS-nya, kami berikan waktu untuk mengurus SLHS-nya, sampai dengan tanggal 10,” jelasnya.

BGN berharap seluruh dapur MBG dapat memenuhi persyaratan tersebut sehingga kualitas makanan yang disajikan kepada masyarakat tetap terjaga.

Dapur Tanpa SLHS Akan Ditutup Permanen

Mas Dar menjelaskan, kepemilikan SLHS menjadi indikator utama bahwa dapur telah memenuhi standar higiene dan sanitasi dalam proses pengolahan makanan.

Karena itu, BGN tidak memberikan toleransi terhadap SPPG yang mengabaikan ketentuan tersebut. Dapur yang gagal memenuhi persyaratan akan dikenai sanksi tegas berupa penutupan permanen.

Baca Juga :  Kementan Perkuat Kesejahteraan Hewan Lewat Kolaborasi Internasional, Dorong Peternakan Berkelanjutan

“Dan SLHS ini bukan kok SLHS-nya baik, cukup atau nggak, ini antara nol atau satu. You memenuhi persyaratan SLHS atau tidak. Kalau nggak, tutup permanen. Jadi memang kita tidak mentolerir dapur-dapur yang secara sanitasi dan higienisnya itu kemudian tidak memenuhi standar,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya BGN memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis sekaligus memastikan seluruh proses penyediaan makanan berlangsung sesuai standar keamanan pangan. (*)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB