Kepala BGN: Makanan MBG Tak Layak Harus Dikembalikan ke SPPG

Penulis -

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN Sudaryono saat Kick-off Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru dalam mendukung Program MBG. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Kepala BGN Sudaryono saat Kick-off Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru dalam mendukung Program MBG. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Jakarta, Javanusa—Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta guru tidak mengonsumsi makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika menemukan bagian makanan yang tidak layak.

Seluruh paket makanan harus dikembalikan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk diperiksa lebih lanjut.

Sudaryono menilai guru memiliki peran penting dalam memastikan makanan MBG aman sebelum dibagikan kepada peserta didik. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan melihat kondisi makanan sebelum disantap.

Menurut Sudaryono, makanan yang menunjukkan tanda kerusakan tidak boleh dikonsumsi, meski hanya satu jenis menu yang terlihat bermasalah.

“Kalau ditemukan tidak layak, misalnya ada lauk, ada sayur, ada buah, ada nasi, misalnya yang bau hanya sayurnya, harus tidak dikonsumsi semuanya,” tegas Sudaryono dalam Webinar Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru dalam Mendukung Program MBG, Rabu (12/8).

Ia mencontohkan kondisi ketika aroma tidak normal hanya muncul pada sayuran. Dalam situasi tersebut, seluruh paket makanan tetap harus dihentikan konsumsinya.

Makanan Bermasalah Wajib Dikembalikan ke SPPG

Sudaryono mengatakan guru tidak perlu mengambil risiko ketika menemukan makanan yang diragukan keamanannya. Makanan tersebut harus dikembalikan ke dapur SPPG untuk pemeriksaan dan investigasi.

“Bagaimana kalau ditemukan tidak layak, wajib hukumnya tidak dikonsumsi dan dikembalikan kepada dapur SPPG. Kemudian nanti kami akan lakukan pemeriksaan,” ujar Sudaryono.

Langkah itu bertujuan mencegah makanan yang berpotensi membahayakan kesehatan masuk ke tubuh peserta didik maupun guru.

BGN Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan MBG

BGN menempatkan keamanan pangan sebagai bagian penting dalam pelaksanaan Program MBG. Kandungan gizi yang baik harus berjalan seiring dengan jaminan keamanan makanan sebelum dikonsumsi.

Karena itu, guru perlu melakukan pemeriksaan organoleptik dengan memperhatikan kondisi makanan. Pemeriksaan tersebut mencakup pengamatan terhadap karakteristik makanan sebelum dikonsumsi bersama peserta didik.

Baca Juga :  Wako Padang Hendri Septa Terima Lencana Melati Pramuka

BGN juga menyatakan akan mengambil tindakan tegas jika kelalaian SPPG berdampak pada keamanan makanan. Pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan Program MBG tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan penerima manfaat. (*)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB