Padang, Javanusa—Nelayan dan pengguna transportasi laut di Sumatera Barat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang laut yang mencapai 2,5 meter.
BMKG Maritim Teluk Bayur juga memprediksi hujan ringan hingga petir di sejumlah wilayah perairan selama 3–6 November 2026.
“Potensi gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter perlu diwaspadai di sejumlah wilayah perairan,” kata Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu.
Berikut rincian prakiraan cuaca maritim Sumatera Barat selama empat hari ke depan.
Prakiraan Cuaca Maritim 3–4 November 2026
Pada periode 3 November pukul 07.00 WIB hingga 4 November pukul 06.00 WIB, BMKG memperkirakan cuaca berawan tebal disertai hujan ringan.
Potensi hujan ringan mencakup sembilan wilayah perairan, yaitu Agam-Pasaman Barat, Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, Padang-Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
Angin bertiup dari timur atau tenggara dengan kecepatan 2–12 knot. Tinggi gelombang diperkirakan berkisar 1,1–2,5 meter.
Gelombang kategori sedang, yakni 1,25–2,5 meter, berpotensi terjadi di seluruh wilayah perairan yang mengalami hujan ringan tersebut.
Prakiraan Cuaca Maritim 4–5 November 2026
Memasuki periode 4 November pukul 07.00 WIB hingga 5 November pukul 06.00 WIB, potensi cuaca ekstrem meningkat di beberapa wilayah perairan.
BMKG memperkirakan cuaca berawan tebal disertai hujan petir. Perairan Agam-Pasaman Barat berpotensi mengalami hujan petir, sedangkan delapan wilayah lainnya berpotensi mengalami hujan ringan.
Wilayah tersebut meliputi Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, Padang-Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
Angin bertiup dari timur atau utara dengan kecepatan 2–10 knot. Tinggi gelombang tetap berada pada kisaran 1,1–2,5 meter.
Gelombang kategori sedang berpotensi muncul di sembilan wilayah perairan Sumatera Barat, mulai dari Agam-Pasaman Barat hingga Timur Sipora.
Prakiraan Cuaca Maritim 5–6 November 2026
Pada periode 5 November pukul 07.00 WIB hingga 6 November pukul 06.00 WIB, BMKG memperkirakan cuaca berawan disertai hujan petir.
Potensi hujan ringan meliputi perairan Agam-Pasaman Barat, Barat Siberut, Barat Sipora, Pesisir Selatan, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
Sementara itu, hujan petir berpotensi terjadi di perairan Barat Pagai, Padang-Padang Pariaman, dan Timur Pagai.
Angin bertiup dari timur atau utara dengan kecepatan 2–9 knot. Tinggi gelombang diperkirakan berkisar 0,9–2,2 meter, dengan kategori rendah hingga sedang.
Gelombang kategori sedang berpotensi terjadi di tujuh wilayah perairan, yaitu Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
Prediksi Pasang Surut Air Laut 3 November 2026
Selain prakiraan gelombang dan hujan, BMKG Maritim Teluk Bayur merilis informasi pasang surut air laut untuk Selasa, 3 November 2026.
Berdasarkan prediksi tersebut, air laut diperkirakan mengalami pasang pada pukul 11.00–15.00 WIB.
Sementara itu, periode surut diperkirakan berlangsung pada pukul 04.00–08.00 WIB dan 16.00–20.00 WIB.
Informasi pasang surut ini dapat menjadi pertimbangan tambahan bagi nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir.
BMKG Imbau Nelayan Pantau Cuaca Maritim
Sahat Mauli Pasaribu mengingatkan masyarakat agar memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut.
“Cek informasi terkini melalui kanal resmi BMKG, dan pastikan kondisi cuaca mendukung agar aktivitas di perairan tetap aman dan nyaman,” ujar Sahat.
Masyarakat dapat memantau pembaruan prakiraan cuaca maritim melalui laman resmi BMKG di https://maritim.bmkg.go.id. ( * )






