Padang, Javanusa—BMKG Maritim Teluk Bayur memperingatkan potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatera Barat pada 21–24 Oktober 2026.
Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 4 meter, disertai potensi hujan ringan dan udara kabur di beberapa wilayah perairan.
Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, meminta masyarakat yang beraktivitas di laut agar memperhatikan perkembangan cuaca sebelum berangkat.
“Kami mengimbau masyarakat memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG dan memastikan kondisi cuaca mendukung sebelum beraktivitas, agar tetap aman dan nyaman,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).
Prakiraan BMKG mencakup tiga periode pengamatan, mulai Rabu (21/10/2026) hingga Sabtu (24/10/2026). Nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir perlu memperhatikan perubahan tinggi gelombang selama periode tersebut.
Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi pada 21–22 Oktober
Pada periode 21 Oktober pukul 07.00 WIB hingga 22 Oktober pukul 06.00 WIB, BMKG memperkirakan cuaca cerah berawan hingga hujan ringan.
Hujan ringan berpotensi mengguyur perairan Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora. Sementara itu, udara kabur berpotensi muncul di perairan Agam–Pasaman Barat, Padang–Padang Pariaman, serta Pesisir Selatan.
Angin bertiup dari tenggara dan timur dengan kecepatan 2–14 knot. Tinggi gelombang berkisar 1,3–2,6 meter, dengan kategori sedang hingga tinggi.
Gelombang sedang setinggi 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Agam–Pasaman Barat, Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
Adapun gelombang tinggi dengan ketinggian 2,5–4 meter berpotensi terjadi di perairan Timur Pagai.
Cuaca dan Gelombang pada 22–23 Oktober
Memasuki periode 22 Oktober pukul 07.00 WIB hingga 23 Oktober pukul 06.00 WIB, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga hujan ringan.
Potensi hujan ringan meliputi perairan Agam–Pasaman Barat, Barat Siberut, Barat Sipora, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
BMKG juga memperkirakan udara kabur di perairan Agam–Pasaman Barat, Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, dan Timur Sipora.
Angin dari arah tenggara dan timur diperkirakan bertiup dengan kecepatan 2–16 knot. Sementara itu, tinggi gelombang berada pada kisaran 1,3–2,5 meter atau kategori sedang.
Kondisi gelombang sedang tersebut berpotensi terjadi di sembilan wilayah perairan yang dipantau, yakni Agam–Pasaman Barat, Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
Gelombang hingga 3,3 Meter pada 23–24 Oktober
Potensi gelombang tinggi kembali perlu diwaspadai pada periode 23 Oktober pukul 07.00 WIB hingga 24 Oktober pukul 06.00 WIB.
Pada periode ini, cuaca diperkirakan berawan tebal hingga hujan ringan. Hujan ringan berpotensi terjadi di seluruh wilayah perairan yang masuk dalam pemantauan BMKG.
Udara kabur juga berpotensi muncul di perairan Agam–Pasaman Barat, Barat Pagai, Barat Sipora, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, dan Timur Sipora.
Angin diperkirakan bertiup dari tenggara dan barat dengan kecepatan 3–15 knot. Tinggi gelombang berkisar 1,5–3,3 meter, sehingga sejumlah wilayah berpotensi mengalami gelombang tinggi.
Gelombang sedang setinggi 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Agam–Pasaman Barat, Barat Siberut, Barat Sipora, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
Sementara itu, gelombang tinggi setinggi 2,5–4 meter berpotensi terjadi di perairan Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
Prediksi Pasang Surut Laut 21 Oktober
Selain memberikan informasi gelombang tinggi, BMKG Maritim Teluk Bayur merilis prediksi pasang surut laut untuk Rabu, 21 Oktober 2026.
Air laut diperkirakan mengalami pasang pada pukul 01.00–04.00 WIB dan 15.00–17.00 WIB. Sementara itu, periode surut diperkirakan berlangsung pada pukul 09.00–11.00 WIB.
Sahat mengingatkan masyarakat agar terus mengikuti pembaruan informasi cuaca maritim sebelum melakukan kegiatan di laut. Informasi lengkap mengenai prakiraan cuaca dan kondisi perairan dapat diakses melalui laman resmi BMKG di maritim.bmkg.go.id. (*)






