BNPB Kejar Target R3P Sumbar, Dokumen Harus Rampung 6 Januari 2026

Penulis -

Sabtu, 27 Desember 2025 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Agam Benni Warlis saat mengikuti rakor bersama BNPB dan pemerintah daerah se-Sumbar melalui Zoom Meeting, Kamis (25/12) malam. (Foto: AMC)

Bupati Agam Benni Warlis saat mengikuti rakor bersama BNPB dan pemerintah daerah se-Sumbar melalui Zoom Meeting, Kamis (25/12) malam. (Foto: AMC)

Agam, Javanusa—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah kabupaten dan kota di Sumbar segera menuntaskan dokumen perencanaan pascabencana.

Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) ini ditargetkan selesai paling lambat 6 Januari 2026 agar penanganan dampak bencana berjalan terarah.

Arahan tersebut disampaikan Sekretaris Utama BNPB, Dr. Rustian, saat memimpin rapat percepatan penyusunan R3P secara daring bersama pemerintah daerah se-Sumbar, Kamis (25/12/2025) malam.

Rustian menegaskan, seluruh daerah harus bergerak cepat dan fokus menyelesaikan dokumen R3P sesuai jadwal. Menurutnya, keterlambatan akan berdampak langsung pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Ini perlu disegerakan. Jika tidak dikerjakan dengan sungguh-sungguh, R3P tidak akan selesai sesuai batas waktu,” tegas Rustian.

BNPB juga meminta Pemprov Sumbar terlibat aktif dalam memonitor, mengevaluasi, dan mengawasi penyusunan R3P di tingkat kabupaten dan kota.

Peran Pemprov dan Bappeda Jadi Kunci

Rustian menjelaskan, dokumen R3P dari kabupaten dan kota akan dikonstelasi oleh pemerintah provinsi. Selanjutnya, dokumen tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur sebagai rujukan resmi perencanaan pascabencana.

Dokumen R3P bersifat mengikat dan menjadi acuan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi yang terintegrasi dengan RPJMN, RPJMD, RKP, dan RKPD.

Dalam proses percepatan, Bappeda ditetapkan sebagai koordinator utama penyusunan R3P. BNPB mengingatkan agar personel penyusun tidak dibebani tugas lain agar fokus memetakan kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi.

BNPB juga menjadwalkan pendampingan teknis pada 27–29 Desember 2025 untuk memastikan kualitas dan kesesuaian dokumen dengan regulasi.

Data R3P Mengacu Jitupasna

Rustian menambahkan, data dasar penyusunan R3P harus mengacu pada instrumen Jitupasna sesuai Peraturan BNPB Nomor 5 Tahun 2017. Data tersebut dihimpun langsung oleh pemerintah kabupaten dan kota terdampak.

Baca Juga :  Camat Bayang Utara Afridal Apresiasi Kunjungan PMI, Dorong Kolaborasi Program Kemanusiaan

Ia mengingatkan, keterlambatan penyampaian data berpotensi membuat program dan kegiatan tidak terakomodasi dalam dokumen R3P.

Bupati Agam: Kita Harus Cepat Bergerak

Bupati Agam Benni Warlis menyatakan, Pemkab Agam terus memperbarui data sebagai dasar penyusunan R3P Sumbar di wilayahnya. Ia mengakui, data kebencanaan masih dalam proses inventarisasi.

“Data di Agam saat ini belum sempurna dan masih terus kami lengkapi,” ujar Benni Warlis.

Untuk mempercepat proses, Pemkab Agam akan segera melakukan konsolidasi internal bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Besok pagi kita rangkum bersama OPD. Kita harus cepat bergerak untuk percepatan dokumen R3P,” tegasnya.

Bencana Susulan Perkuat Urgensi R3P

Benni Warlis mengungkapkan, kondisi kebencanaan di Kabupaten Agam masih berkembang. Bahkan, bencana susulan kembali terjadi di wilayah tersebut.

“Siang tadi terjadi galodo di Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. Material kembali menerjang permukiman warga dan menambah kerusakan rumah,” ungkapnya.

Menurutnya, situasi ini semakin menegaskan pentingnya percepatan penyusunan R3P Sumbar agar penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera dilakukan secara terencana dan terintegrasi. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB