Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Polisi Ungkap Motif Dendam karena Dugaan Bullying

Penulis -

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi dan di dalam tas milik pelaku R. (Foto: Tangkapan Layar)

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi dan di dalam tas milik pelaku R. (Foto: Tangkapan Layar)

Padang, Javanusa—Suasana belajar di MAN 3 Padang berubah mencekam setelah sebuah bom rakitan meledak di salah satu ruang kelas pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 10.15 WIB.

Polisi menduga pelaku merupakan seorang siswa kelas XII berinisial R yang nekat melakukan aksinya karena menyimpan dendam akibat diduga menjadi korban perundungan.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, mengatakan ledakan berasal dari dalam laci meja di salah satu ruang kelas yang berada di bagian luar kompleks sekolah.

Meski suara ledakan cukup keras, hasil pengecekan di lokasi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah, setelah kami lakukan pengecekan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Apri, Selasa (14/7/2026).

Insiden terjadi saat proses belajar mengajar masih berlangsung menjelang waktu Zuhur.

Warga Sempat Mendengar Dentuman Keras

Ledakan juga mengejutkan warga di sekitar sekolah. Dayat, salah seorang warga, mengaku awalnya mengira suara keras tersebut berasal dari ban kendaraan yang pecah.

Namun, setelah keluar rumah, ia melihat kepulan asap muncul dari arah bangunan sekolah.

“Saya mendengar ada ledakan dari dalam sekolah. Setelah saya cek keluar, terlihat asap dari arah atap sekolah,” kata Dayat.

Sekolah Pulangkan Siswa, Polisi Sterilisasi Lokasi

Sesaat setelah kejadian, pihak sekolah memutuskan memulangkan seluruh siswa sebagai langkah antisipasi.

Sementara itu, aparat kepolisian langsung menutup area kejadian. Tim Gegana, Inafis, serta personel Korps Brimob diterjunkan untuk melakukan sterilisasi lokasi sekaligus mengumpulkan barang bukti.

Polisi Duga Motif Berawal dari Bullying

Hasil pemeriksaan sementara mengarah pada dugaan pelaku sengaja merakit bom untuk melukai teman sekelas yang disebut sering merundungnya.

Kepada penyidik, R mengaku telah mengalami bullying sejak duduk di bangku kelas IX. Ia juga menyampaikan perundungan telah dialaminya sejak masih kecil dengan pelaku yang berbeda-beda.

Baca Juga :  Menko PMK Pratikno Tinjau Banjir Bandang Solok, Pencarian Korban dan Mitigasi Jadi Prioritas

“Setelah kami lakukan pemeriksaan, anak tersebut mengaku melakukan perbuatannya karena menyimpan rasa dendam akibat sering menjadi korban bullying oleh teman-temannya. Bom rakitan itu diduga sengaja diledakkan untuk mencelakai temannya yang sering membully dirinya,” jelas Kombes Pol Apri Wibowo.

Polisi Amankan Dua Bom Rakitan

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), penyidik menemukan sejumlah barang bukti di lokasi maupun di dalam tas milik R.

Barang bukti yang diamankan meliputi satu katapel beserta kelereng, satu sarung tangan yang ditemukan di sekitar lokasi, satu bom rakitan yang telah meledak, dan satu bom rakitan lain yang masih utuh.

“Yang sudah meledak ada satu, sedangkan satu lainnya masih utuh. Untuk sementara kami mengidentifikasi benda tersebut sebagai bom rakitan, namun akan kami telusuri lebih lanjut melalui pemeriksaan mendalam,” tambah Apri.

Hingga kini, R masih menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Padang. Penyidik terus mendalami asal-usul bahan peledak yang digunakan serta seluruh rangkaian peristiwa dalam kasus tersebut. (*)

Berita Terkait

Selama Porprov Sumbar 2026, PKL Dilarang Berjualan di Dalam Portal GOR H. Agus Salim
Truk CPO Terguling di Singuntur Mudo, Arus Padang–Painan Buka-Tutup
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Buntut Temuan Klaster Mewah
7 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Panyalaian, Diduga Dipicu Rem Pikap Bermasalah
Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya, 20 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Rusak
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Manggarai Barat
Musik Karaoke Terlalu Keras, Satpol PP Padang Tegur Pemilik Warung
Cegah Balap Liar, Polresta Padang Amankan 15 Motor Berknalpot Brong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB