BPTUHPT Padang Mengatas Salurkan 138 Sapi Bibit Unggul, PNBP Semester I 2026 Tembus 64,31 Persen

Penulis -

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPTUHPT Padang Mengatas. (Foto: FB Ditjen PKH Kementan)

BPTUHPT Padang Mengatas. (Foto: FB Ditjen PKH Kementan)

Limapuluh Kota, Javanusa—Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Padang Mengatas terus memperkuat perannya sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian dalam mendukung pembangunan subsektor peternakan.

Fokus utamanya mencakup penyediaan bibit ternak unggul, pengembangan hijauan pakan, peningkatan kualitas layanan publik, hingga optimalisasi penerimaan negara.

Memasuki Semester I Tahun Anggaran 2026, balai tersebut membukukan PNBP sebesar Rp1.446.860.455. Nilai itu setara dengan 64,31 persen dari target yang ditetapkan sepanjang tahun.

Pendapatan tersebut berasal dari berbagai layanan kepada masyarakat, seperti penjualan sapi bibit, hijauan pakan ternak, kompos, serta pemanfaatan fasilitas yang tersedia di lingkungan balai.

Kepala BPTUHPT Padang Mengatas, Farouk Mochtar, menegaskan seluruh program yang dijalankan diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi peternak sekaligus memperkuat ketersediaan bibit ternak unggul di Indonesia.

“Setiap program yang kami laksanakan diarahkan untuk menghasilkan manfaat bagi peternak dan memperkuat penyediaan bibit ternak unggul nasional. Kami terus meningkatkan kualitas pelayanan, produktivitas, inovasi, serta tata kelola yang profesional agar manfaat program Kementerian Pertanian dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ujar Farouk di Kantor BPTUHPT Padang Mengatas, Lima Puluh Kota, Jumat (24/7/2026).

Kelola Lebih dari 1.300 Ekor Sapi

Selain mencatat capaian pendapatan, BPTUHPT Padang Mengatas juga mengelola populasi ternak yang menjadi sumber daya genetik penting bagi pengembangan peternakan nasional.

Saat ini, balai memiliki 1.351 ekor sapi yang terdiri atas Simmental, Limousin, Pesisir, Belgian Blue, persilangan Simmental-Belgian Blue, persilangan Limousin-Belgian Blue, serta sapi perah.

Sepanjang Semester I 2026, BPTUHPT Padang Mengatas telah mendistribusikan 138 ekor sapi bibit unggul ke berbagai daerah. Penyaluran tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas, kualitas genetik, dan daya saing peternakan di Indonesia.

Baca Juga :  Kualitas Udara Tak Sehat, Car Free Day Padang Dihentikan Sementara
Produksi Pakan dan Kompos Terus Ditingkatkan

Di bidang penyediaan pakan, BPTUHPT Padang Mengatas terus mengembangkan berbagai jenis hijauan unggul untuk memenuhi kebutuhan peternak.

Beberapa varietas yang dibudidayakan meliputi rumput Pakchong, Odot, Gama Umami, Brachiaria decumbens, serta tanaman Indigofera yang dikenal memiliki nilai nutrisi tinggi bagi ternak.

Sementara itu, balai juga mengembangkan sistem pengelolaan limbah peternakan menjadi pupuk organik. Selama Semester I 2026, produksi kompos mencapai 11.400 kilogram sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi usaha peternakan sekaligus mendukung praktik budidaya yang lebih ramah lingkungan.

Indeks Kepuasan Masyarakat Raih Predikat Sangat Baik

Peningkatan kinerja tidak hanya terlihat dari aspek produksi, tetapi juga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Berdasarkan Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Triwulan II Tahun 2026, BPTUHPT Padang Mengatas memperoleh nilai 90,11 dengan kategori “Sangat Baik”. Penilaian tersebut berasal dari 108 responden yang menggunakan layanan balai.

Farouk menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja seluruh pegawai yang mengedepankan nilai-nilai BerAKHLAK sebagai budaya kerja Aparatur Sipil Negara.

“Berbagai capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat penyediaan bibit ternak unggul, dan menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan peternak. Kami ingin BPTUHPT Padang Mengatas terus memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pembangunan peternakan yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan,” tutup Farouk. (*)

Berita Terkait

Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi
Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg
Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan
Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru