Padang, Javanusa—Modal finansial bukan satu-satunya penentu keberhasilan usaha. Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi menyebut pengetahuan, keterampilan, relasi, dan kepercayaan sebagai bekal penting yang perlu dimiliki pelaku UMKM untuk menjaga keberlangsungan bisnis.
Pesan itu disampaikan Muhidi saat menjadi pemateri dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengusaha UMKM Angkatan XVI di Aula Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT KUMKM), Senin (28/9/2026).
Menurut Muhidi, modal tetap memiliki peran penting dalam memulai maupun mengembangkan usaha. Namun, kemampuan mengelola peluang dan membangun hubungan bisnis juga menentukan daya tahan sebuah usaha.
Pengetahuan dan Keterampilan Jadi Investasi
Muhidi menjelaskan pengetahuan dan keterampilan dapat menjadi investasi jangka panjang bagi pelaku UMKM. Keduanya membantu pengusaha memahami perubahan pasar sekaligus menentukan langkah usaha dengan lebih tepat.
Ia menilai nilai investasi tersebut dapat terus berkembang seiring bertambahnya pengalaman.
“Investasi yang membuat kita sukses tanpa modal, adalah investasi pengetahuan dan skill,” kata Muhidi.
Karena itu, pelaku UMKM perlu terus meningkatkan kemampuan. Pengetahuan yang kuat juga dapat membantu pengusaha melihat peluang baru di tengah persaingan bisnis yang terus berubah.
Relasi Membuka Peluang Kerja Sama
Selain kompetensi, Muhidi menekankan pentingnya membangun jaringan. Hubungan yang baik dengan berbagai pihak dapat membuka kesempatan kerja sama dan mendukung pengembangan usaha.
Menurutnya, pelaku UMKM tidak dapat mengandalkan kemampuan bisnis semata. Jaringan yang luas juga dapat menjadi pintu masuk untuk menemukan mitra dan peluang baru.
“Apabila hubungan baik dengan siapapun terjaga dengan baik, bisa saja mereka bekerjasama dengan kita untuk mengembangkan usaha,” ujarnya.
Kepercayaan Menentukan Reputasi Usaha
Muhidi juga mengingatkan pelaku UMKM agar menjaga kepercayaan yang telah dibangun dengan pelanggan maupun mitra bisnis.
Kepercayaan, kata dia, membutuhkan proses panjang. Karena itu, pengusaha perlu menjaga kualitas produk dan konsistensi layanan agar kepercayaan tersebut tetap terpelihara.
“Membangun kepercayaan terhadap orang lain butuh waktu, maka mari kita jaga dengan baik. Apabila orang sudah percaya dengan produk kita, maka mari kita pertahankan,” ajaknya.
Bagi pelaku usaha, reputasi menjadi bagian penting dalam mempertahankan hubungan dengan konsumen. Kepercayaan yang terjaga juga dapat mendukung keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang.
Waktu dan Kesehatan Juga Perlu Dijaga
Muhidi turut mengingatkan bahwa waktu dan kesehatan merupakan bagian dari investasi yang tidak kalah penting. Keduanya menjadi modal bagi pengusaha untuk tetap produktif dan mengembangkan bisnis.
Ia menilai pengusaha perlu menjaga keseimbangan tersebut agar memiliki energi dan kesempatan untuk menjalankan usaha secara berkelanjutan.
Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengusaha UMKM Angkatan XVI menjadi bagian dari rangkaian program pengembangan kapasitas pelaku UMKM sepanjang 2026.
Dari 19 angkatan yang direncanakan tahun ini, kegiatan tersebut telah mencapai angkatan ke-XVI. Program itu diarahkan untuk memperkuat kemampuan pelaku UMKM dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus memanfaatkan peluang di dunia usaha. (*)






