Buku Nikah Rusak atau Hilang? Ini Syarat dan Cara Mengurus Penggantinya di KUA

Penulis -

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi. (Foto: Kemenag)

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi. (Foto: Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Buku nikah rusak atau hilang tidak mengharuskan pasangan menikah mengurus pencatatan pernikahan dari awal.

Kementerian Agama (Kemenag) menyediakan layanan penerbitan buku nikah pengganti melalui Kantor Urusan Agama (KUA) tempat akad nikah berlangsung.

Pasangan suami istri yang mengalami kerusakan atau kehilangan buku nikah dapat mengajukan penerbitan dokumen pengganti di KUA

Kemenag memastikan layanan tersebut tersedia dengan persyaratan berbeda sesuai kondisi buku nikah. Proses pengurusan juga tidak dikenakan biaya.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, menjelaskan masyarakat harus mengajukan permohonan di KUA tempat akad nikah sebelumnya berlangsung.

“Untuk buku nikah yang rusak, masyarakat cukup datang ke KUA tempat akad nikah dilaksanakan dengan membawa dokumen persyaratan yang diperlukan,” ujar Zayadi, Sabtu (3/10/2026).

Syarat Mengganti Buku Nikah yang Rusak

Untuk buku nikah yang mengalami kerusakan, pemohon perlu membawa buku nikah tersebut sebagai salah satu dokumen persyaratan.

Selain itu, pasangan harus menyiapkan KTP suami dan istri serta pasfoto ukuran 2×3 dengan latar belakang biru.

Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, pemohon dapat mengajukan penerbitan buku nikah pengganti kepada KUA tempat akad nikah dilaksanakan.

Syarat Buku Nikah yang Hilang

Ketentuannya berbeda jika buku nikah hilang. Pemohon harus terlebih dahulu memperoleh surat keterangan kehilangan dari kepolisian.

Dokumen lain yang perlu disiapkan meliputi KTP suami dan istri serta pasfoto ukuran 2×3 dengan latar belakang biru.

KUA kemudian memproses penerbitan buku nikah pengganti berdasarkan dokumen yang diserahkan pemohon.

Pengurusan Buku Nikah Pengganti Gratis

Ahmad Zayadi menegaskan, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatkan buku nikah pengganti.

Karena itu, Kemenag mengimbau pasangan yang mengalami kerusakan atau kehilangan dokumen tersebut segera mengurusnya melalui KUA sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Minimalisir Risiko Bencana, Padang Susun RPB dan RPKB

Aturan penerbitan kembali buku nikah tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Pencatatan Pernikahan.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir ketika buku nikah mengalami kerusakan atau hilang. Selama persyaratan lengkap, pengajuan dapat dilakukan melalui KUA tempat akad nikah berlangsung. (*)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru