AWR dilahirkan dari keluarga sederhana tanggal 4 Januari 1963 di Surau Kamba, Nagari Ampang Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, Agam. Orang tuanya bernama Amran Djalal dan Yulisah Hamid (Suku Sikumbang).
Ibunya bekerja sebagai petani dan penjahit konfeksi, sedangkan ayahnya pernah menjadi tentara, kemudian banting stir sebagai sopir taksi.
Pada tahun 1968, saat usianya 5 tahun, AWR mulai disekolahkan pada TK Budi Mulya di Pasir. Tahun 1969 dalam usia 7 tahun, AWR menempuh pendidikan SDN 1 Pasia. Di sekolah inilah AWR menjalani pendidikan selama 6 tahun yang ditamatkan tahun 1974.
Ketika ditanya guru mengenai cita-cita hidup, AWR yang masih lugu itu menjawab berkeinginan menjadi guru matematika.
Setelah tamat SD, dia melanjutkan ke SMPN 3 Bukittinggi. Usai menempuh pelajaran selama 3 tahun, AWR melanjutkan ke SMAN 1 Bukittinggi. Karena hidup pas-pasan, sambil sekolah, AWR bekerja sebagai tukang jahit kain konfeksi.
Di kampungnya memang jamak penduduk bekerja konfeksi. Mulai dari yang tua sampai yang muda, penduduk mengikuti ayunan mesin jahit, karena dari rumah ke rumah dengan tekun menyelesaikan helai per helai kain yang dirubah menjadi sehelai pakaian dalam partai besar untuk dipasarkan ke Aur Kuning, Bukittinggi.
Pada tahun 1981, ketika menamatkan pendidikan di SMAN 1 Bukittinggi, dia pindah ke Jakarta. Karena punya keterampilan menjahit kain konfeksi, dia bekerja di rumah saudagar kain yang banyak berasal dari kampungnya. Pendidikan tinggi dijalaninya pada Akademi Angkutan Udara Niaga (AAUN) “Trisakti” dengan Jurusan Manajemen Transportasi.






