Padang, Javanusa—Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyambangi Markas Komando Daerah Militer (Kodam) XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) di Padang, Kamis (22/1/2026).
Kunjungan ini untuk memperkuat koordinasi percepatan pembangunan dua jembatan strategis yang akan dilaksanakan oleh TNI di Kabupaten Dharmasraya.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut, Annisa disambut langsung oleh Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada beserta jajaran.
Pembahasan difokuskan pada kesiapan teknis, skema pelaksanaan, serta dukungan lintas sektor guna memastikan proyek berjalan tepat waktu dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dua jembatan yang direncanakan dibangun berada di Nagari Ampang Kuranji, Kecamatan Koto Baru, serta di Nagari Banai, Kecamatan Sembilan Koto. Keduanya mengalami kerusakan parah akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada tahun lalu.
Bupati Annisa menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodam XX/TIB, atas komitmen dan kepercayaan yang diberikan dalam pembangunan infrastruktur strategis di Dharmasraya.
“Jembatan ini merupakan kebutuhan mendesak masyarakat karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi, akses pendidikan, dan keselamatan warga. Kami sangat bersyukur atas dukungan penuh Bapak Pangdam dan jajaran,” ujar Annisa.
Ia menegaskan Pemkab Dharmasraya siap memberikan dukungan penuh dalam seluruh tahapan pembangunan, mulai dari fasilitasi lapangan, koordinasi lintas sektor, hingga dukungan administratif.
“Kami siap mendukung Kodam XX/TIB agar rencana pembangunan ini berjalan lancar dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada menjelaskan bahwa sebelum pembangunan dimulai, pihaknya akan melakukan survei dan kajian teknis di lapangan.
“Sebelum pelaksanaan, anggota kami akan melakukan survei kondisi lapangan dengan mempertimbangkan lebar sungai, kestabilan tanah, serta karakter wilayah, apakah nantinya jembatan gantung, Aramco, atau Bailey,” jelas Pangdam.
Ia menambahkan, pembangunan dua jembatan tersebut sepenuhnya akan dilaksanakan oleh TNI sebagai bagian dari implementasi komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk membangun 300 ribu jembatan di seluruh Indonesia.
Komitmen itu ditegaskan Presiden Prabowo pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional, 28 November lalu, dengan menginstruksikan keterlibatan kementerian, lembaga, perguruan tinggi, termasuk TNI, dalam percepatan pembangunan jembatan demi meningkatkan keselamatan dan akses pendidikan masyarakat. (*/red)






