Bupati Hendrajoni: Huntara Jadi Solusi Sementara Warga Terdampak Bencana

Penulis -

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pessel, Hendrajoni bersama Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni foto bersama warga saat peresmian huntara di Kecamatan Bayang Utara. (Foto: Dok. Prokopim)

Bupati Pessel, Hendrajoni bersama Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni foto bersama warga saat peresmian huntara di Kecamatan Bayang Utara. (Foto: Dok. Prokopim)

Pessel, Javanusa—Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Hendrajoni, meresmikan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kampung Limau Antu, Kenagarian Puluik Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Sabtu (24/1/2026) siang.

Peresmian huntara tersebut memberikan kepastian tempat tinggal sementara bagi 22 Kepala Keluarga (KK) yang sebelumnya terpaksa mengungsi di gedung-gedung pemerintah akibat rumah mereka hanyut terbawa banjir atau berada di zona merah rawan bencana.

Bupati Hendrajoni menyampaikan pemerintah daerah menyediakan huntara tidak hanya sebagai tempat berteduh, tetapi juga sebagai hunian yang layak dan manusiawi bagi masyarakat terdampak bencana.

Pemerintah daerah melengkapi huntara dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti kasur, bantal, selimut, kipas angin, perlengkapan memasak, serta kamar mandi, guna menunjang aktivitas dan kebutuhan dasar warga selama masa transisi.

“Kami ingin masyarakat dapat beristirahat dengan nyaman dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari secara normal meskipun masih dalam kondisi pemulihan pascabencana,” ujar Hendrajoni dalam sambutannya.

Selain bantuan fisik, pemerintah juga menyalurkan bantuan finansial kepada warga terdampak. Melalui Kementerian Sosial (Kemensos), setiap jiwa menerima bantuan biaya hidup sebesar Rp15.000 per hari serta bantuan Jaminan Hidup (Jadup) selama masa transisi.

Berdasarkan data pemerintah daerah, bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada November 2025 lalu berdampak pada 11 kecamatan dan 95 nagari di Kabupaten Pesisir Selatan.

Pemerintah mencatat kerusakan cukup parah pada sektor perumahan, dengan 15 unit rumah hanyut dan 132 unit rumah berada di zona merah yang membahayakan keselamatan penghuninya.

Sebagai upaya pemulihan jangka menengah, pemerintah daerah juga telah menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada warga terdampak.

“Pemerintah telah menyalurkan DTH tahap pertama kepada 35 KK pada 7 Januari 2026. Untuk tahap kedua, kami akan mengusulkan pencairannya kepada BNPB pada minggu depan,” tambah Hendrajoni.

Baca Juga :  Wawako Maigus Nasir Buka MTQ ke-42 Kuranji, Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Bupati menegaskan huntara bersifat sementara hingga pembangunan hunian tetap (huntap) selesai dilaksanakan.

Saat ini, pemerintah daerah tengah menyiapkan lahan agar seluruh warga terdampak dapat direlokasi ke kawasan yang lebih aman dan terintegrasi.

Peresmian huntara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Anggota DPR RI Komisi VIII, Lisda Hendrajoni, jajaran BNPB, Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat.

Selain di Kabupaten Pesisir Selatan, pemerintah juga meresmikan huntara di beberapa daerah lain di Sumatera Barat, seperti Batang Anai di Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Limapuluh Kota, sebagai bagian dari percepatan pemulihan fisik dan sosial pascabencana di tingkat provinsi. (naurah)

Berita Terkait

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru