Pasa Pabukoan Payakumbuh Dipindah ke Jalan Gambir, Pemko Jaga Ekonomi UMKM Pascakebakaran

Penulis -

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta bersama Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman meninjau Pasa Pabukoan di area bekas Gedung Bioskop Karya, Kamis (19/2/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta bersama Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman meninjau Pasa Pabukoan di area bekas Gedung Bioskop Karya, Kamis (19/2/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Payakumbuh, Javanusa—Pasa Pabukoan Payakumbuh resmi dipindahkan ke Jalan Gambir untuk menjaga ekonomi UMKM tetap bergerak pascakebakaran Pasar Utama Blok Barat.

Pemerintah Kota Payakumbuh menata ulang lokasi agar aktivitas pedagang Ramadan tetap berjalan tertib dan nyaman.

Kebijakan itu diumumkan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, saat meninjau lokasi di area bekas Gedung Bioskop Karya, Kamis (19/2/2026).

Ia menyebut relokasi dilakukan karena Jalan Sutan Usman saat ini digunakan sebagai lokasi kios sementara bagi pedagang korban kebakaran.

Zulmaeta menjelaskan, pemindahan lokasi agar tidak terjadi tumpang tindih aktivitas perdagangan di pusat kota. Pemerintah memprioritaskan keberlangsungan usaha pedagang yang terdampak musibah kebakaran.

“Tahun ini kita memindahkan lokasi Pasa Pabukoan ke Jalan Gambir karena Jalan Sutan Usman difungsikan untuk relokasi pedagang korban kebakaran. Pemerintah tentu memprioritaskan keberlangsungan usaha mereka,” kata Zulmaeta.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut bertujuan memberi ruang usaha yang adil bagi seluruh pelaku UMKM, baik pedagang korban kebakaran maupun pedagang musiman Ramadan.

UMKM Ramadan Tetap Jadi Prioritas

Menurut Zulmaeta, Pasa Pabukoan merupakan tradisi tahunan masyarakat Payakumbuh setiap Ramadan. Selain menjadi pusat berburu takjil, kegiatan ini ikut menggerakkan ekonomi sektor kuliner skala mikro.

“Pasa Pabukoan ini bukan hanya tradisi Ramadan, tetapi bentuk komitmen Pemko dalam mendukung pelaku UMKM,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM, ratusan pelaku usaha kuliner menggantungkan pendapatan musiman dari aktivitas pasar takjil tersebut setiap Ramadan.

Zulmaeta meminta pedagang menjaga kebersihan, ketertiban, serta higienitas makanan. Ia menekankan pentingnya keamanan pangan karena mayoritas pengunjung membeli makanan untuk berbuka puasa.

“Saya mengingatkan pedagang agar menjaga kebersihan dan memastikan takjil yang dijual aman serta layak konsumsi,” katanya.

Baca Juga :  Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97: Fadly Amran Ajak Pemuda Jadi Motor Pembangunan

Pemko juga akan melakukan evaluasi berkala terkait kenyamanan lokasi, dampak ekonomi, serta kepatuhan pedagang terhadap aturan yang telah disepakati.

111 Kios Disiapkan, 91 Pedagang Sudah Terdaftar

Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, Khalid Zamri, menyebut jumlah kios tahun ini sebanyak 111 unit. Dari total tersebut, 91 pedagang telah mendaftar secara resmi.

“Pada hari pertama peresmian, 81 pedagang sudah mengisi kios yang mereka pesan,” ujar Khalid.

Ia menjelaskan, jumlah kios berkurang dibanding 2025 karena penyesuaian lahan dan penataan lokasi agar lebih tertib.

Pemko Payakumbuh menggunakan lahan milik warga bernama Eni sebagai lokasi Pasa Pabukoan Ramadan 1447 Hijriah. Lahan tersebut dipinjam selama bulan Ramadan untuk mendukung kelancaran kegiatan.

“Pemko meminjam lahan ini selama Ramadan agar kegiatan tahunan tetap berjalan,” kata Khalid.

Ia memastikan mekanisme pendaftaran dan pembagian kios dilakukan secara transparan untuk menghindari polemik di kalangan pedagang.

Ekonomi Warga Tetap Bergerak

Zulmaeta menegaskan pemerintah ingin memastikan ekonomi warga tetap hidup meski pusat kota terdampak kebakaran Pasar Utama Blok Barat.

“Pedagang korban kebakaran kita fasilitasi, Pasa Pabukoan juga tetap berjalan. Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dengan pemusatan di Jalan Gambir, Pemko berharap suasana lebih tertib, arus lalu lintas terkendali, dan perputaran ekonomi UMKM Ramadan meningkat signifikan. (*/red)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB