Bupati Sutan Riska Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Banjir Terpenuhi

Penulis -

Minggu, 31 Desember 2023 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dharmasraya, Javanusa—Hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari belakangan, menyebabkan sejumlah sungai meluap dan mengakibatkan terjadinya banjir di sejumlah titik di Kabupaten Dharmasraya.

Berdasarkan data yang dihimpun, Minggu (31/12/2023) banjir terparah terjadi di Nagari Bonjol dan Nagari Abai Siat Kecamatan Koto Besar.

Selain itu, banjir juga menggenangi rumah warga di Nagari Ampang Kuranji Kecamatan Koto Baru, dan Nagari Tanjung Alam Kecamatan Asam Jujuhan.

Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, sejak Sabtu (30/12/2023) malam sampai hari ini diterbitkan terus melakukan pemantauan langsung di lapangan, untuk memastikan warga terdampak mendapatkan tanggap darurat sebagaimana mestinya.

Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengkoordinir tanggap darurat, dan menghimpun semua sumberdaya yang ada untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana tersebut.

Sutan Riska meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk turut membantu tanggap darurat yang dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial yang sejak kemarin telah berada di lokasi bencana.

“Kepada camat dan wali nagari agar terus memberikan pendampingan kepada masyarakat dan melaporkan perkembangan terbaru kepada kami,” tegasnya.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya, Eldison mengatakan belum dapat memberikan data ril mengenai jumlah warga dan rumah yang terdampak.

“Kami saat ini fokus melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman, mengenai data warga yang terdampak nanti kita rilis segera. Yang jelas semua personel BPBD, Pol PP, TNI/Polri didukung peralatan yang ada sudah terjun ke lokasi” terangnya.

Eldison menjelaskan, warga yang terdampak sementara akan diungsikan ke tempat-tempat yang lebih tinggi, baik dengan menggunakan tenda pengungsian ataupun sejumlah gedung yang masih aman dari terjangan banjir.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Jalani Pemeriksaan Kesehatan Jelang Dilantik sebagai Kepala Daerah Terpilih 2025-2030

Ia menjelaskan, kedalaman banjir di Abai Siat dan Bonjol bervariasi, dan hingga saat ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan kepada pihaknya.

“Untuk lokasi pengungsian, selain mendirikan tenda, kita manfaatkan gedung-gedung pemerintahan yang masih aman dari banjir, seperti aula kantor Camat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB), Martin Efendi mengatakan, pihaknya telah menerjunkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke lokasi pengungsian untuk mendirikan dapur umum.

“Sementara ini dapur umum didirikan di Nagari Bonjol dan Nagari Abai Siat, karena dua nagari ini kami perkirakan merupakan lokasi dengan jumlah pengungsi terbanyak. Namun kami memastikan akan men-drop bantuan logistik ke setiap lokasi terdampak, termasuk ke Ampang Kuranji maupun ke Tanjung Alam,” terangnya.

Dirinya mengatakan, timnya terus bergerak ke setiap lokasi banjir untuk memastikan warga terdampak terpenuhi kebutuhan pangannya.

“Untuk jumlah bantuan kami belum dapat merincikan, namun sesuai arahan pimpinan, kami akan menyalurkan bantuan logistik yang cukup untuk memenuhi kebutuhan warga,” tutupnya.

Selain banjir, bencana longsor juga melanda Jorong Mudik, Nagari Banai Kecamatan Sembilan Koto, yang menyebabkan tertimbunnya jalan penghubung antar jorong, dan juga mengakibatan kerusakan dua unit rumah warga setempat. (*/rls)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB