Business Networking Kemendag RI Perkuat Akses Ekspor UMKM ke-7 Buyer Asing

Penulis -

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemendag RI menggelar Business Networking di Ruang Permanent Trade Exhibition Kemendag, Jakarta, Rabu (13/5). (Foto: Kemendag)

Kemendag RI menggelar Business Networking di Ruang Permanent Trade Exhibition Kemendag, Jakarta, Rabu (13/5). (Foto: Kemendag)

Jakarta, Javanusa—Kegiatan business networking bulanan yang digelar Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI kembali mempertemukan pelaku usaha Indonesia dan calon pembeli asing. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Permanent Trade Exhibition Kemendag, Jakarta, Rabu (13/5).

Forum ini menghadirkan tiga eksportir anggota InaExport serta perwakilan kedutaan dan lembaga promosi perdagangan. Negara yang terlibat meliputi Vietnam, Afrika Selatan, Timor Leste, Peru, Uni Emirat Arab, Jepang, dan Kanada.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menegaskan, kegiatan ini memperkuat ekosistem ekspor nasional. Kemendag membangun konektivitas pelaku usaha Indonesia dengan mitra dagang internasional secara langsung dan berkelanjutan.

“Business networking kali ini menghadirkan tiga UMKM dalam negeri serta perwakilan diplomatik dan lembaga promosi perdagangan internasional sebagai cara menjaring buyer asing. Upaya ini membuka peluang memperkenalkan produk berkualitas Indonesia serta mejajaki daya saing dan potensi pasarnya di luar negeri,” ujar Puntodewi.

Presentasi Produk Unggulan UMKM

Tiga pelaku usaha mempresentasikan produk unggulan mereka dalam forum tersebut. Java Halu Coffee memperkenalkan diri sebagai prosesor pascapanen kopi dengan standar specialty.

Onuka Chocolate mempromosikan cokelat berbahan kakao murni tanpa bahan tambahan buatan. PT Visio Eco Planter menampilkan wadah hortikultura berstandar ekspor untuk kondisi cuaca ekstrem.

“Setiap eksportir mendapat kesempatan untuk memaparkan keunggulan produk sekaligus mengeksplorasi kemungkinan kerja sama dagang dan potensi pasar di negara-negara mitra,” ujar Puntodewi.

Apresiasi Pelaku Usaha UMKM

Perwakilan Java Halu Coffee, Rani Mayasari, mengapresiasi fasilitasi Kemendag melalui business networking tersebut. Ia menilai kegiatan ini membuka peluang nyata untuk memperluas pasar kopi Indonesia.

“Fasilitasi ini sangat efektif dan efisien. Jika pelaku usaha harus penetrasi dan riset pasar secara mandiri ke berbagai negara, tentu akan membutuhkan biaya yang besar. Kegiatan seperti ini menjadi peluang yang sangat dibutuhkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendapatkan calon pembeli baru,” ujar Rani.

Baca Juga :  GATF 2026 Dorong Wisatawan Nusantara Pilih Liburan di Indonesia

Perwakilan Onuka Chocolate, Wiwi Paimun, juga menilai kegiatan ini membantu akses UMKM ke pasar internasional. Ia berharap kegiatan serupa dapat lebih rutin dan berdampak luas bagi ekspor nasional.

“Business networking ini sangat membantu kami, UMKM di Indonesia, yang ingin mengulik akses ke luar negeri. Saya berharap, kegiatan ini bisa lebih sering diadakan tidak hanya sebagai agenda bulanan, tetapi sebagai agenda mingguan,” ujar Wiwi.

Maksimalkan Platform InaExport

Puntodewi mengajak UMKM memaksimalkan layanan InaExport untuk memperluas pasar ekspor. Platform ini menjadi instrumen promosi digital yang menghubungkan eksportir Indonesia dengan pembeli internasional.

“Platform InaExport merupakan salah satu instrumen utama kami dalam menghubungkan eksportir Indonesia dengan pasar internasional. Eksportir dapat meningkatkan visibilitas produk sekaligus terhubung dengan calon pembeli dari berbagai belahan dunia,” tutur Puntodewi.

Menurutnya, InaExport membantu meningkatkan visibilitas produk dan memperluas jaringan bisnis.

Pelaku usaha dapat mengakses InaExport secara gratis melalui https://www.inaexport.id/. (*/red)

Berita Terkait

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026
Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Savio Roberto Optimistis Semen Padang FC Bisa Kalahkan Sumsel United

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat, Jorge Martin ke-20

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB