Cadangan Beras Pemerintah Capai 4,72 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Penulis -

Selasa, 14 April 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Foto: Kementan)

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Foto: Kementan)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah mencatat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai 4,72 juta ton per 13 April 2026. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak pengelolaan stok beras nasional dilakukan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan capaian tersebut saat berada di Kantor Perum Bulog, Jakarta. Ia menyebut peningkatan stok terjadi setelah koordinasi lintas sektor dan penguatan dukungan anggaran.

Sebelumnya, capaian tertinggi CBP berada di kisaran 2,684 juta ton. Pemerintah kini memproyeksikan stok tersebut berpotensi menembus 5 juta ton dalam waktu dekat.

“Ini kerja bersama, terutama Bulog. Kemungkinan ini yang tertinggi sejak Bulog berdiri,” kata Amran, Senin (13/4/2026).

Menurut dia, peningkatan stok tidak terjadi secara instan. Pada tahap awal, keterbatasan anggaran disebut menjadi kendala utama dalam penguatan cadangan beras.

Amran menjelaskan pemerintah kemudian mengalokasikan anggaran Rp16,6 triliun untuk mendukung pengadaan beras. Selanjutnya, tambahan kebutuhan sebesar Rp39 triliun kembali disiapkan guna menjaga ketersediaan stok nasional.

Ia menyebut penguatan CBP berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Data pemerintah menunjukkan sekitar 115 juta orang bergantung pada sektor tersebut.

Selain faktor anggaran, Amran juga menyinggung koordinasi antar kementerian dan lembaga dalam menjaga stabilitas stok. Dukungan kebijakan dan pengelolaan logistik dinilai berperan dalam peningkatan cadangan beras.

Pemerintah menilai ketersediaan CBP menjadi salah satu instrumen untuk menjaga stabilitas harga dan mengantisipasi potensi gangguan pasokan pangan. (*/red)

Baca Juga :  Kriya dan Wastra Lokal Kian Tangguh, Kemenperin-Dekranas Dorong Daya Saing IKM ke Pasar Global

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru