Bandung, Javanusa—Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Tanah Datar, Arry Yuswandi melakukan kunjungan kerja ke PT Biofarma di Bandung, Jawa Barat, Rabu (16/10/2024).
Kunjungan ini bertujuan menggali informasi akurat tentang produksi vaksin untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat Tanah Datar terhadap program imunisasi.
Menurut Arry, masih banyak masyarakat Sumatera Barat, khususnya Tanah Datar, yang menolak vaksinasi.
“Penolakan ini dipicu oleh beredarnya informasi negatif di media sosial dan kekhawatiran status kehalalan produk,” ujarnya di Kantor PT Biofarma, Jalan Pasteur No. 28, Bandung.
Baca Juga: Pjs Bupati Tanah Datar: Waspadai Hoaks Jelang Pilkada
Data Dinas Kesehatan Tanah Datar menunjukkan, capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di daerah tersebut baru mencapai 35 persen pada triwulan IV tahun 2024. Angka ini jauh di bawah capaian Kota Bandung yang mencapai 91,5 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar, dr. Yesrita Zedrianis, mengungkapkan rendahnya capaian imunisasi berkorelasi dengan munculnya kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).
“Dalam dua bulan terakhir, kami menemukan kasus Campak Rubella dan AFP (Acute Flaccid Paralysis),” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Manajemen Produksi dan Distribusi Biofarma, Taufik Wilmansyah, menerangkan Biofarma merupakan produsen vaksin terbesar di Asia Tenggara.
“Produk kami telah diekspor ke lebih dari 150 negara, termasuk vaksin polio yang merupakan yang pertama di dunia,” ungkapnya.
Biofarma, yang didirikan pada 6 Agustus 1890, telah berkembang menjadi produsen vaksin bertaraf internasional. Dalam waktu dekat, perusahaan ini akan menjalani inspeksi dari World Health Organization (WHO) terkait standardisasi produksi vaksin untuk ekspor global.
Melalui kunjungan ini, Pemkab Tanah Datar berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya vaksinasi dan menepis keraguan terkait kehalalannya.
Pihak Dinkes Tanah Datar juga akan melakukan studi banding ke Dinas Kesehatan Kota Bandung untuk mempelajari strategi peningkatan cakupan imunisasi. (*/jn03)






