Cargill Investasi USD 200 Juta Bangun Kilang Minyak Sawit Berteknologi Tinggi di Lampung

Penulis -

Kamis, 23 Oktober 2025 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cargill membangun kilang minyak sawit berteknologi tinggi di Lampung dengan investasi sebesar USD 200 juta. (Foto: Kemenperin)

Cargill membangun kilang minyak sawit berteknologi tinggi di Lampung dengan investasi sebesar USD 200 juta. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat struktur industri nasional melalui penetapan sejumlah sub-sektor prioritas. Salah satunya adalah industri kelapa sawit, yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia.

Program industrialisasi kelapa sawit terbukti menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa. Salah satu contohnya berada di Provinsi Lampung, tempat PT Pacrim Nusantara Lestari Food, bagian dari Cargill, membangun pabrik kilang minyak kelapa sawit berteknologi tinggi senilai USD 200 juta.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyambut baik investasi besar yang dilakukan Cargill di sektor ini.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan strategi pemerintah memperkuat daya saing industri dalam negeri.

“Kami mengapresiasi langkah strategis Cargill dalam memperkuat struktur industri kelapa sawit nasional melalui investasi bernilai tinggi,” ujar Agus dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (22/10).

Menurut Agus, kehadiran fasilitas baru ini tidak hanya menambah kapasitas produksi nasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok minyak nabati global yang berkelanjutan.

Produksi Capai 1 Juta Ton per Tahun

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, menambahkan bahwa industrialisasi kelapa sawit berperan besar dalam menyediakan beragam produk turunan.

“Pasokan kelapa sawit kini menjadi bahan penting bagi produk pangan, nonpangan, pakan, dan energi. Selain memenuhi pasar domestik, juga menopang permintaan global,” jelasnya.

Pabrik kilang minyak kelapa sawit Cargill di Lampung memiliki kapasitas produksi hingga 1 juta metrik ton per tahun. Fasilitas ini juga dilengkapi empat jetty berkapasitas 65.000 Deadweight Tonnage (DWT) yang memungkinkan ekspor langsung tanpa proses alih muat. Dengan demikian, distribusi menjadi lebih efisien dan kompetitif di pasar internasional.

Dukungan Pemerintah terhadap Investasi Cargill

Kemenperin menegaskan dukungan penuh atas investasi Cargill di Indonesia. Pembangunan kilang ini mencerminkan konsistensi pemerintah menjaga kemudahan berusaha (ease of doing business) bagi pelaku industri nasional.

Baca Juga :  Latisha Diva Rilis Cinta Dalam Diam, Lagu Retro tentang Cinta yang Disimpan dalam Sunyi

Langkah tersebut juga sejalan dengan capaian positif sektor industri agro selama masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang mencatat realisasi investasi Rp155,25 triliun dan tingkat utilisasi 57,56% pada periode Triwulan IV 2024 hingga Triwulan II 2025.

Fasilitas dan Kemudahan Industri

Putu menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan berbagai fasilitas dan kemudahan bagi pelaku industri, seperti:

    • Perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)
    • Perizinan Berusaha Berbasis Risiko
    • Kemudahan ekspansi dan produksi berkelanjutan

“Kami berharap kemudahan ini dimanfaatkan untuk memperluas kapasitas industri dalam negeri agar semakin kompetitif dan berkelanjutan,” ujar Putu.

Cargill Perkuat Rantai Pasok dan Ketelusuran

Presiden Asia Pacific Group of Cargill Agriculture and Trading, Penne Kehl, menyebut investasi ini sebagai bentuk kemitraan strategis baru di Indonesia.

“Kami berkomitmen membangun rantai pasok yang tangguh dan berkelanjutan untuk mendukung sistem pangan global yang aman,” katanya.

Sementara itu, Azlan Adnan, Managing Director Bisnis Tropical Oil Cargill, menegaskan bahwa investasi ini memperkuat integrasi dari perkebunan hingga pelanggan serta memastikan ketelusuran dan keberlanjutan proses produksi.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Regional

Putu menambahkan, pembangunan pabrik kilang minyak kelapa sawit ini diharapkan memberikan dampak besar terhadap ekonomi regional dan nasional.

“Kami berharap Cargill terus memperluas investasi di komoditas agro lainnya. Potensi sumber daya agro Indonesia masih sangat besar dan prospektif,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru