Rebus atau Kukus, Mana yang Lebih Sehat? Ini Perbedaan Kandungan Gizi yang Perlu Diketahui

Penulis -

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sayuran dikukus. (Foto: Pixabay)

Ilustrasi sayuran dikukus. (Foto: Pixabay)

Javanusa.com—Mengolah makanan dengan cara direbus atau dikukus sering dianggap sebagai pilihan yang lebih sehat dibandingkan menggoreng atau memanggang.

Kedua metode ini tidak memerlukan tambahan minyak maupun mentega sehingga dapat membantu menjaga asupan kalori tetap terkendali.

Meski sama-sama termasuk teknik memasak sehat, terdapat perbedaan dalam kemampuan keduanya mempertahankan kandungan gizi makanan, terutama pada sayuran.

Dikutip dari laman Alodokter, merebus merupakan metode memasak dengan merendam bahan makanan dalam air atau kaldu yang dipanaskan hingga mendidih. Teknik ini umum digunakan untuk memasak telur, pasta, ayam, sayuran, hingga berbagai jenis makanan laut.

Sementara itu, mengukus memanfaatkan uap panas dari air mendidih untuk mematangkan makanan. Proses ini biasanya menggunakan wadah atau panci khusus yang memisahkan bahan makanan dari air. Metode kukus banyak diterapkan pada sayuran, ikan, ayam, serta berbagai jenis kue.

Mana yang Lebih Baik?

Secara umum, merebus dan mengukus sama-sama mampu menghasilkan makanan yang lebih sehat karena tidak menambah kandungan lemak dari minyak goreng. Namun, pada beberapa jenis bahan makanan, terutama sayuran, proses perebusan dapat menyebabkan berkurangnya sejumlah nutrisi penting.

Vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin B kompleks dan vitamin C, serta beberapa mineral seperti kalium, berpotensi larut ke dalam air rebusan. Risiko kehilangan nutrisi akan semakin besar apabila sayuran direbus dalam air yang sangat mendidih dan dalam waktu yang terlalu lama.

Sebaliknya, metode kukus dinilai lebih efektif dalam mempertahankan kandungan vitamin, mineral, antioksidan, serta senyawa alami yang terdapat dalam bahan makanan. Selain itu, mengukus juga membantu menjaga warna, tekstur, bentuk, dan cita rasa makanan agar tetap optimal.

Karena alasan tersebut, mengukus sering direkomendasikan sebagai pilihan terbaik untuk mengolah sayuran dan beberapa bahan makanan lainnya.

Baca Juga :  Meresahkan, Belasan PMKS Digiring ke Mako Satpol PP Padang
Tips Memasak Agar Nutrisi Tetap Terjaga

Meski memilih metode rebus atau kukus sudah lebih sehat dibandingkan menggoreng, cara pengolahan tetap perlu diperhatikan agar kandungan gizi makanan tidak banyak berkurang.

Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:

    • Gunakan bahan makanan yang segar dan memiliki kandungan gizi seimbang.
    • Pastikan kebersihan dapur serta peralatan memasak untuk mencegah kontaminasi bakteri.
    • Cuci tangan dan bahan makanan sebelum proses memasak dimulai.
    • Kurangi penggunaan minyak dan mentega. Jika diperlukan, pilih minyak yang lebih sehat seperti minyak zaitun atau minyak kanola.
    • Batasi penggunaan garam agar makanan tetap sehat.
    • Saat merebus sayuran, gunakan air secukupnya dan hindari merebus terlalu lama.
    • Air rebusan daging, ikan, atau makanan laut dapat dimanfaatkan kembali sebagai kaldu.
    • Hindari memasak makanan terlalu lama, baik dengan metode rebus maupun kukus.
Kesimpulan

Setiap proses memasak berpotensi mengurangi sebagian kandungan nutrisi makanan. Namun, dibandingkan metode lain seperti menggoreng, merebus dan mengukus tetap menjadi pilihan yang lebih sehat.

Untuk menjaga kandungan gizi secara optimal, terutama pada sayuran, metode kukus cenderung lebih unggul karena mampu mempertahankan lebih banyak vitamin dan mineral. Meski demikian, durasi memasak tetap menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan agar manfaat nutrisi makanan tidak berkurang. (*/red)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB