Bukittinggi, Javanusa—Bukittinggi mencatat momen bersejarah pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Untuk pertama kalinya, penyerahan duplikat Bendera Pusaka dilakukan langsung di bawah Jam Gadang, Senin (17/8/2026).
Prosesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Bukittinggi.
Bukittinggi termasuk satu dari tiga daerah di Indonesia yang melaksanakan upacara peringatan detik-detik proklamasi.
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyerahkan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih kepada Paskibraka. Ia juga menyerahkan duplikat teks proklamasi dalam prosesi tersebut.
Wakil Wali Kota, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta seluruh SKPD Pemerintah Kota Bukittinggi turut menyaksikan prosesi itu.
Langkah tersebut berbeda dari pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Kota Bukittinggi biasanya menyerahkan bendera kepada Paskibraka di rumah dinas.
Tahun ini, pemerintah memilih kawasan Jam Gadang sebagai lokasi penyerahan. Ikon Kota Bukittinggi itu menjadi bagian penting dari sejarah dan identitas kota perjuangan tersebut.
Jam Gadang Genap Berusia 100 Tahun
Ramlan mengatakan pemilihan Jam Gadang memiliki makna khusus. Pada 2026, bangunan ikonik tersebut genap berusia 100 tahun.
Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mendekatkan masyarakat dengan sejarah dan budaya Bukittinggi.
“Penyerahan bendera ini kita laksanakan di Jam Gadang karena tahun ini genap 100 tahun. Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa sejarah dan budaya bukan hanya dibaca, tetapi juga dirasakan. Ini salah satu bentuk penghargaan kita kepada para pejuang dan pendiri yang telah berjasa dalam pembangunan Bukittinggi,” ujarnya.
Karena itu, prosesi penyerahan Bendera Pusaka tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian upacara. Pemerintah juga ingin menghidupkan kembali nilai sejarah yang melekat pada Jam Gadang dan Kota Bukittinggi.
Bendera Diarak Menuju Lapangan Wirabraja
Usai penyerahan, Paskibraka membawa Bendera Pusaka Merah Putih dan teks proklamasi menuju lokasi upacara.
Rombongan bergerak menuju Lapangan Wirabraja Bukittinggi. Petugas membawa bendera dan teks proklamasi menggunakan mobil Maung milik Kodim 0304 Agam.
Iring-iringan tersebut mendapat pengawalan dari Polresta Bukittinggi dan Dinas Perhubungan. Marching band juga mengiringi perjalanan menuju lokasi upacara.
Prosesi ini sekaligus memperkuat suasana peringatan kemerdekaan di Bukittinggi. Selain mengenang perjuangan bangsa, kegiatan tersebut mengangkat kembali nilai sejarah yang menjadi bagian dari identitas kota. (*)






