Javanusa.com—Tim nasional Jepang menerima kabar buruk menjelang laga pembuka FIFA World Cup 2026. Kapten tim Wataru Endo tidak bisa tampil karena cedera kaki yang belum pulih sepenuhnya.
Direktur tim nasional Jepang, Masakuni Yamamoto, mengonfirmasi kondisi tersebut pada Kamis. Ia menyebut Endo gagal pulih tepat waktu setelah menjalani operasi pada akhir Februari.
Tim medis menilai kondisi Endo belum cukup baik untuk tampil di turnamen. Sebelumnya, pelatih Hajime Moriyasu berharap sang kapten bisa pulih sebelum kompetisi dimulai.
Endo sempat mengikuti sebagian latihan penuh pada Rabu di kamp pelatihan Nashville. Namun ia tetap menjalani latihan terpisah dari skuad utama.
Peran Penting Wataru Endo di Skuad Samurai Blue
Endo selama ini menjadi pilar utama lini tengah sekaligus pemimpin tim Samurai Blue. Ia juga menjadi pemain penting dalam menjaga keseimbangan permainan Jepang.
Gelandang Liverpool FC itu sudah mencatat 73 penampilan bersama tim nasional Jepang. Ia terakhir tampil penuh saat uji coba melawan Islandia pada 31 Mei.
Endo mengaku sudah berusaha maksimal untuk pulih dari cedera. Ia menyatakan menerima kenyataan tidak bisa tampil di Piala Dunia kali ini.
“Saya sudah melakukan semua yang saya bisa tanpa penyesalan,” ujar Endo.
Ia juga menyebut tetap bangga terhadap perjalanan tim nasional Jepang. Endo menegaskan keyakinannya bahwa Jepang memiliki skuad yang lebih kuat. Ia percaya tim mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Pengganti Kapten Timnas Jepang
Sebagai langkah cepat, Jepang memanggil Shuto Machino dari Borussia Mönchengladbach. Sementara itu, Ko Itakura ditunjuk sebagai kapten baru tim nasional Jepang.
Itakura sebelumnya juga pernah memimpin tim dalam ajang Kirin Challenge Cup. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas tim di turnamen besar.
Laga Pembuka Jepang di Grup F
Jepang tergabung di Grup F Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi Belanda pada laga pembuka di Dallas, 14 Juni. Laga tersebut menjadi tantangan berat bagi Jepang di fase grup. Belanda dikenal sebagai salah satu lawan terkuat dalam grup tersebut. (*/red)






